Webinar Pengabdian Masyarakat Peringati Hari Kartini”Perempuan Di Berbagai Ruang Hukum”

FOKUSATU-CV Cita Prasadaan Kantor GY Attorney at Law, Legal Consultant dan Legal Auditor bekerjasama dengan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur mengadakan Webinar Pengabdian Masyarakat dalam rangka memperingati Hari Kartini. Tujuan diadakannya webinar ini adalah memberikan edukasi kepada masyarakat luas khususnya perempuan-perempuan Indonesia tentang perlindungan hukum perempuan di berbagai bidang hukum. Kegiatan tersebut dibuka oleh Dr. Slamet Suhartono, S.H., M.H. selaku Direktur CV Cita Prasada sekaligus Dekan Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya serta dibuka oleh Mas Anienda Tien F., S.H., M.H. Wakil Dekan 1 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur.

Enam narasumber hadir mengisi kegiatan tersebut Dr. Yovita Arie Mangesti, S.H., M.H., CLA memberikan materi tentang Perlindungan Hukum Perempuan Dalam Bidang Kesehatan disampaikan bahwa perlindungan hukum adalah perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia secara holistik yang dilaksanakan oleh seluruh masyarakat. Setiap perempuan memiliki nilai intrinsik yang tidak boleh terdegradasi oleh apapun. Dr. Hervina Puspitosari, S.H., M.H. menyampaikan tentang Perlindungan Hukum Perempuan terhadap Cyber Crime dengan mengingat banyaknya kasus perempuan menjadi korban kejahatan cyber crime.

Adhitya Widya Kartika S.H., M.H membahas tentang Hak asasi perempuan dalam konstitusi dan Maria Novita Apriyani, S.H., M.H. membahas tentang perlindungan perempuan korban tindak pidana kesusilaan

ibu Aldira Mara Ditta, S.H.M.H membahas tentang perlindungan hukum bagi perempuan dalam perkawinan, narasumber terakhir Rohmatul Faizah S.Pd.I., M.Pd.I. membahas tentang Penguatan Konsep Feminisme dalam Masyarakat. Diskusi tersebut juga dibahas oleh dr. Gregorius Yoga P Asmara, S.H., M.H., CLA. Kegiatan tersebut dihadari 100 peserta dari berbagai daerah dari Surabaya, Bengkulu, Jakarta, Semarang, Surakarta, Madura, dan beberapa daerah lain di Indonesia. Perjuangan Kartini merupakan potret feminisme di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *