Pemilik Kedai Kopi Di Tasikmalaya Terjaring Operasi PPKM, Memilih Di Penjara Daripada Denda 5 Juta

FOKUSATU-Seorang pemilik kedai kopi di Kota Tasikmalaya terjaring operasi PPKM darurat. Divonis denda Rp 5 juta, pria bernama Asep Lutfi Suparman justru memilih dipenjara tiga hari.⁣
Pemilik kedai kopi tersebut terjaring operasi PPKM beberapa waktu lalu. Dia kemudian menjalani sidang tindak pidana ringan (tipiring) pada Selasa (13/7) lalu.⁣

Dilansir dari detik.com,dalam sidang yang dipimpin oleh hakim tunggal Ridwan Sundariawan tersebut, Asep Luthfi dinyatakan bersalah melanggar aturan Perda Pasal 34 ayat (1) Juncto Pasal 21 ayat (2) huruf f dan g Perda Jabar nomor 5 tahun 2021 tentang penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat.⁣

“Hakim menetapkan (putusan) denda Rp 5 juta atau jika tidak membayar denda maka menjalani hukuman tiga hari,” ujar Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati Jabar) Dodi Gazali Emil kepada media,Jumat (16/7/2021).⁣

Dodi mengatakan mendapatkan vonis tersebut, pemilik kedai kopi itu memilih untuk dipenjara. Pihaknya tidak mengetahui alasan pemilik memilih dipenjara.⁣

Dodi menambahkan berdasarkan putusan hakim, pemilik kedai kopi dianggap bersalah karena beroperasi dan memicu kerumunan.⁣(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *