Pemanfaatan Digitalisasi UMKM Untuk Pemulihan Nasional

FOKUSATU-Semakin berkembangnya teknologi diharapkan bisa dimanfaatkan oleh para UMKM di Indonesia. Pasalnya, UMKM akan semakin berkembang bila mampu memanfaatkan teknologi digital.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Hasbi Anshory, saat menjadi narasumber dalam Seminar Merajut Nusantara dengan tema “Pemanfaatan Digitalisasi UMKM untuk Pemulihan Ekonomi Nasional” yang digelar atas kerja sama Bakti Kominfo dan Komisi I DPR RI, Senin (12/7/2021).

Dilansir dari Kronologi.id, Hasbi mengatakan, digitalisasi bisa membuat UMKM semakin cepat dalam meningkatkan omset usahanya. Sehingga, menurutnya, mau tidak mau UMKM harus mengembangkan teknologi digital.

“Sehingga ke depan tidak perlu lagi tenaga pemasaran. Seperti barang-barang produk kerajinan dari Jambi. Kalau didigitalkan, maka semakin dikenal dan menaikkan omsetnya,” kata Hasbi.

Meski begitu, ia mengakui bahwa transformasi digital ini tantangannya tidak selamanya mulus. Bahkan, UMKM juga kadang belum siap dalam menyambut kemajuan teknologi tersebut.

“Era ke depan UMKM ini diharapkan bisa memperkecil gaptek. Makanya nanti kita adakan pelatihan, kemudian mempersiapkan segala infrastruktur. Ke depan, UMKM akan berkembang lebih baik dan menambah kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain Hasbi, narasumber lainnya dalam seminar itu yakni Guru Besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya, Prof. Dr. Henri Subiakto SH. MA dan CEO Koperasi ALKO Kopi, Suryono.

Dalam kesempatan itu, Henri menyampaikan bahwa teknologi digital saat ini susah menjadi bagian dari masyarakat. Bahkan, generasi muda saat ini sudah sangat dekat dengan teknologi digital.

“Makanya Pak Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa sekarang era transformasi digital. Makanya siap enggak siap aktivitas kita nantinya akan mengarah ke digital,” ujarnya.

Meski belum selesai dalam pembangunan infrastruktur, kata Henri, namun penggunaan internet di Indonesia saat sudah melonjak tajam. Apalagi, adanya pandemi Covid-19 yang membuat semuanya dilakukan secara digital.

“Di era pandemi ini tidak hanya memukul masyarakat, tapi juga perekonomian. Tapi belanja online semakin naik. Ini yang disebut transformasi digital berjalan lebih cepat,” ungkapnya.

Sementara, Suryono, dalam kesempatan itu mengenalkan Koperasi ALKO Kopi. Menurutnya, saat ini dirinya tengah membangun ekosistem dan infrastruktur dalam berbisnis kopi.

“Teknologi sangat membantu sekali. Saat ini kami berani bilang kopi kerinci memiliki harga lebih bagus,” tutup nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *