Muchlis Hasan : Selamat Harlah PPP, Saatnya Kembali Ke Jalan Yang Benar

FOKUSATU-Tak terasa Partai Persatuan Pembangunan sudah memasuki usianya yang ke. 49 tahun, tentunya itu merupakan sebuah hal yang patut di syukuri oleh segenap pengurus, kader dan simpatisan, mengingat PPP adalah partai yang pernah menjadi rumah besar umat islam pada jamannya.

Eksistensi PPP dalam kancah perpolitikan di republik indonesia ini tidak bisa dipandang sebelah mata, mengingat partai yang pernah berjaya di era tahun 70 an adalah induk dari partai-partai PKB, PAN, PKS. Sebagaimana telah kita ketahui bersama bahwa sebelum reformasi bergulir tepatnya pada masa pemerintahan orde baru PPP adalah rumah besar tempat berkumpulnya ormas-ormas islam macam NU, Muhammadiyah, Persis, Masyumi Dll.

Perjalanan partai yang dahulunya berlambang kabah berganti Bintang dan kembali lagi ke Kabah memang tak mulus, PPP sempat mengalami perpecahan dalam tubuh partai, kehadiran Partai Bintang Reformasi besutan alm. KH. Zainudin MZ adalah hasil perpecahan di kubu Partai yang bermarkas di jalan Diponegoro tersebut.

Dalam ke keikutsertaannya di pemilu pasca reformasi bergulir, PPP pernah merasakan masuk tiga besar salah satu partai pemenang pemilu, tepatnya di pemilu 1999 – 2004 dimana saat itu perolehan kursi mereka mencapai 58 kursi di senayan dibawah PDIP dan Golkar.
Pada pemilu legislatif tahun 2004 – 2009 perolehan kursi PPP semakin merosot jauh mereka hanya mampu menduduki 37 kursi di senayan. Selanjutnya pada pemilu 2014 – 2019 PPP mampu menambah dua kursi menjadi 39 kursi.

Namun yang pada pemilu 2019 – 2024 PPP memasuki masa yang kian suram, dimana mereka hanya mampu memperoleh 19 kursi. Tentu saja ini hal yang sangat memalukan untuk sekelas partai besar seperti PPP.
Menurut pendapat saya, hancurnya perolehan suara mereka di Pileg 2019 tak lepas dari sikap Ketua umumnya ( Romahurmuji ) yang terlalu sibuk mengurusi kepentingan pribadi dibanding mengurus internal partai, sehingga marwah Partai tergadaikan.

Saya memberikan apresiasi apa yang disampaikan Ketum PPP sekarang, Suharso manoarfa yang berharap mampu mengembalikan kejayaan Partai PPP pada pemilu 2024 seperti pada pemilu tahun 1999. Tentu saja bukan sebuah pekerjaan rumah tangga yang mudah, mengingat persaingan antar parpol semakin sengit.

Cara yang tepat dan terbaik untuk mengembalikan kejayaan PPP adalah kembali ke jalan yang benar, jalan politik yang diambil harus sesuai dengan garis keinginan umat islam yang saat ini merindukan sosok partai politik yang mampu membawa aspirasi umat.
Saya kira jalan tersebut harus diambil oleh DPP PPP demi mengembalikan marwah Partai kedepannya nanti.

SELAMAT HARLAH PPP
#RumahBesarUmatIslam
#SaatnyaKembaliKeJalanYangBenar

*Muchlis Hasan : Pegiat Sosial

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *