Menag : Masih PPKM Darurat Tak Ada Takbiran Dan Sholat Idul Adha Di Masjid

FOKUSATU– Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas meminta agar umat muslim tidak menggelar takbiran dan salat Idul Adha di masjid atau lapangan selama masa PPKM Darurat. Ia mengatakan bahwa ibadah di rumah tidak mengurangi makna dari ibadah itu sendiri.

“Dilarang takbiran yang berupa arak-arakan, maupun takbiran yang berkerumun di dalam masjid. Arak-arakan, baik arak-arakan kendaraan, maupun jalan kaki ini dilarang. Kami Kementerian Agama juga mengatur dan mempersilakan seluruh masyarakat muslim untuk tetap melaksanakan takbiran, tetapi di rumah saja, karena itu tidak mengurangi sama sekali dari makna malam takbiran,” kata Yaqut dalam konferensi pers, Jumat (16/7/2021).

Di lansir dari jitunews. com. “Salat Idul Adha hanya bisa dilakukan di rumah. Tidak ada salat idul Adha di lapangan atau di masjid dalam masa PPKM Darurat ini,” sambungnya.

Menag mengingatkan bahwa dalam Islam terdapat hukum ketaatan. Ia mengatakan bahwa umat Islam wajib taat kepada Allah, Rasul, dan pemimpin yang membuat kebijakan untuk melindungi rakyatnya.

“Bawah di Islam itu ada hukum ketaatan, bahwa taat hukum ketaatan kepada Allah, taat kepada Rasul itu mutlak wajib. Wajib hukumnya taat kepada pemerintah itu muqoyyad namanya, ada pengecualian. Ketika pemerintah mengeluarkan peraturan yang sifatnya melindungi masyarakat maka pemerintah wajib untuk dipatuhi. Hukum dalam Islam. Taat kepada Allah, taat kepada Rasul dan taat kepada Ulil Amri atau pemerintah,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar umat Islam di Indonesia memahami dengan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Pemerintah, kata dia, wajib dipatuhi karena apa yang dilakukan semata-mata untuk melindungi rakyat Indonesia dari virus Covid-19.

“Saya kira umat Islam harus mengerti ini, bahwa semua yang dilakukan pemerintah ini semata-mata untuk melindungi jiwa masyarakat terutama masyarakat muslim. Karena menjelang Idul Adha ini ya jadi melindungi jiwa,” tutup nya.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *