Masyarakat Wonosobo Antusias Ikuti Deklarasi GET ONE

FOKUSATU-Sebanyak 200 orang lebih yang berasal dari beragam latar belakang, seperti aktivis, ustadz, pedagang dan petani berkumpul mendeklarasikan Gerakan Transformasi Indonesia (Get One) di salah satu rumah makan di Wonosobo pada Sabtu (05/02/2022).

Di lansir dari wonosobo.sorot.co,
Get One sendiri dibuat oleh sejumlah tokoh di Indonesia untuk mendukung visi Menteri BUMN Erick Thohir. Gerakan yang diinisiasi oleh mantan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Lukman Edy ini bertujuan menyatukan masyarakat menjadi Indonesia lebih baik.

“Gerakan Transformasi Indonesia (Get One) sebagai ikhtiar nyata seluruh kekuatan masyarakat Jawa Tengah khususnya, menjadi gerakan nasional untuk perubahan Indonesia,” Kata salah satu deklarator, Saad Priyono saat membacakan deklarasi diikuti seluruh peserta.

Saad Priyono yang merupakan tokoh PKL yang sudah lebih 20 tahun berdagang dan mengorganisir para pedagang kecil ini mengungkapkan, bahwa visi transformatif perlu disebarluaskan secara konsisten untuk mendorong percepatan terwujudnya perubahan.

“Saatnya seluruh kekuatan masyarakat bersatu. Kami mendukung langkah dan upaya nyata yang dilakukan Bapak Erick Thohir selama ini. Semoga Allah SWT, Tuhan yang maha kuasa selalu meridlai,” ungkapnya.

Deklarator Get One Jateng lainnya, Siti Sofiyah, secara khusus berharap deklarasi ini dapat menjadi langkah awal yang baik untuk perubahan masyarakat.

“Yang jelas kami mengapresiasi dan mendukung upaya dan langkah yang dilakukan Bapak Erick Tohir. Sering-seringlah beliau turba,” kata perempuan yang merupakan aktivis Fatayat NU itu.
Senada, Wakil Ketua Umum Get One Idham Cholid menjelaskan bahwa untuk perubahan Indonesia perlu kehadiran pemimpin dengan visi transformatif yang jelas dan tegas.

“Pemimpin yang tidak hanya selesai dengan urusan dirinya sendiri, tetapi mampu menyelesaikan persoalan dan memenuhi harapan masyarakat untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan,” jelas mantan Anggota DPR RI dari PKB itu.
Bagi Idham, nilai lebih Erick Tohir bukan karena dia mau ikut Diklatsar Banser dan mau dekat dengan kalangan pesantren. Tetapi visinya, pemikiran dan langkahnya jelas untuk perubahan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *