Mahasiswa Papua & Papua Barat Diminta Berperan Bangun Bangsa

FOKUSATU-Badan Pengurus Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Parousia mengadakan kegiatan seminar sehari bersama mahasiswa Papua dan Papua Barat. Kegiatan seminar tersebut pun mengangkat tema, “Peran generasi Milenial dalam membangun bangsa berdasarkan pola keteladanan Abraham”.

Ketua panitia Haris Asso dalam sambutannya mengatakan banyak terimakasih atas peran rekan-rekan mahasiswa Papua dan Papua Barat dalam mensukseskan acara seminar hari ini. Hal ini dikarenakan niat baik pak pendeta dan keinginan teman-teman semua untuk beribadah memahami keteladanan Abraham.

“Saya ucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan semua yang telah hadir. Terlebih kepada pak pendeta yang mau membimbing kami semua, para mahasiswa Papua yang ada di Semarang,” ucap Haris Asso di Aula GKII Jemaat Parousia Semarang, Sabtu (26/03/2022).

Menurut Haris, peran mahasiswa dan pelajar Papua saat ini harus aktif dan peduli dalam membangun bangsa yang diberkati Allah. Hal ini bisa dilakukan, bila kita semua memahami dan mengikuti keteladanan Abraham sehingga menjadi berkat bagi bangsa-bangsa.

“Kita semua harus bisa memahami dan mengikuti keteladanan Abraham seperti yang nanti secara lengkap disampaikan pak pendeta,” tutupnya.

Ditempat yang sama, moderator Irvin Tolanda mengatakan ceramah seminar sehari ini akan disampaikan langsung oleh Pdt DR JR Khristiyanto. Seminar pun akan disampaikan sebanyak empat sesi.

“Sesi pertama akan membahas panggilan Allah terhadap Abraham dan kita,” ucap Irvin.

Lanjutnya, sesi kedua akan membahas terkait ketaatan Abraham dan kita kepada Allah. Sesi ketiga, menuju tanah perjanjian tanah kanaan.

“Sesi keempat, perjalanan Abraham dan kita melewati tantangan,” ujarnya.

Acara ini pun dibuka dengan persembahan lagu pujian terhadap Allah yang dipimpin oleh Melani Asso. Peserta yang hadir sekitar 80 an mahasiswa Papua dan Papua Barat yang tinggal di sekitar Semarang dan Salatiga. Mereka pun berkuliah di Univeristas Semarang (Unnes), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas 17 Agustus (Untag), Unika Soegijapranata Semarang, STIE Semarang, Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *