Kasus Covid-19 Kembali Melonjak Sistem Ganjil Genap Kembali Diberlakukan Di Bogor

FOKUSATU-Kembali melonjaknya kasus positif Covid-19 membuat Kota Bogor kembali menerapkan sistem ganjil genap.

Sistem ganjil genap tersebut akan efektif diberlakukan pekan ini yang akan dimulai pada Sabtu-Minggu 19-20 Juni 2021 yang dimulai dari pukul 10:00 hingga 16:00 WIB.

Kepala Polisi Resort Kota Bogor Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, mekanisme penerapan sistem ganjil genap di Kota Bogor masih sama seperti yang terdahulu, “Sama (mekanisme sistem ganjil genap) yang berlaku adalah yang diperbolehkan pelat nomor angka belakang sesuai dengan tanggal itu yang tentunya kita lakukan putar balik, kecuali untuk kendaraan yang memang darurat, bekerja, online, dan sebagainya”, kata Susatyo saat ditemui awak media di Kota Bogor Rabu (16/06/2021).

Dalam penerapan sistem ganjil genap tersebut petugas akan menempatkan lima titik check point diantaranya adalah di Simpang Baranangsiang tepatnya diarah keluar pintu tol Jagorawi arah Bogor, Jalan Raya Pajajaran tepatnya didepan Rumah Makan Bumi Aki, simpang Air Mancur, Jembatan Merah, dan di persimpangan Empang.

Susatyo mengatakan sebanyak 150 personel gabungan yang akan disebar dilima titik check point yang disetiap Check Point akan ditempatkan 30 personel gabungan TNI, Polri serta Satpol PP yang akan bertugas.

Hal tersebut dilakukan untuk
Mengurangi mobilitas masyarakat karena dalam beberapa hari belakangan kasus positif Covid-19 kembali meningkat.

Diketahui untuk saat ini Kota Bogor berada diangka garis bawah zona orange, yang artinya sudah lampu kuning.

Dikutip dari TEMPO.CO Wali Kota Bogor menjelaskan peningkatan tersebut terjadi setelah libur lebaran, “Sebelum libur Lebaran tren penularan Covid-19 di Kota Bogor sudah sangat landai, tingkat keterisian tempat tidur untuk pasien positif Covid-19 di rumah sakit di Kota Bogor sudah kurang dari 20 persen”, kata Bima Arya.

Bima Arya juga menjelaskan, tingkat keterisian pasien Positif Covid-19 di Kota Bogor sudah mencapai ambang batas, “Tingkat keterisian pasien positif Covid-19 dirumah sakit di Kota Bogor saat ini sudah mencapai 65 persen, sudah diatas batas ambang yang ditetapkan WHO yakni 60 persen, kondisi saat ini bisa disebut sudah lampu kuning”, katanya.
(JS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *