KAHMI Akan Jadi Parpol Dukungan Untuk Anies Semakin Solid

FOKUSATU– Korps Alumni HMI (KAHMI) akan menjadi partai politik. Rencana itu akan dideklarasikan pada Munas Palu,di bulan Desember mendatang. Hal tersebut disampaikan sesepuh KAHMI Abdullah Hehamahua pada Silaturrahmi Nasional Keluarga Besar KAHMI di Gedung Perpustakaan Nasional, Salemba, Jakarta,(12/11)

“Seandainya menjadi partai saya akan ke luar wedari MASYUMI dan akan all out membesarkannya,” tantang Abdullah Hehamahua, yang juga Ketua Dewan Majlis Syuro Partai Masyumi.

Silaturrahmi yang mengambil tema ” Tegaklah, Pikullah, Amanah ini atas Pundakmu untuk Indonesia Adil Makmur” dibuka oleh bakal Capres Anies Baswedan via video call. Diikuti seratusan alumni HMI dari seluruh Indonesia.
Anies pada saat bersamaan berada di Bali mengikuti rangkaian kegiatan G20.

Dalam kata pembukaan, Anies menyatakan kesiapannya untuk berkompetisi pada Pilpres mendatang.

“Dukungan dari KAHMI mengusung saya maju sebagai Capres akan menjadi kekuatan besar bagi saya untuk terus berjuang,” tuturnya.
Anies maju menjadi Capres diusung oleh partai Nasdem dan dua partai lainnya. Yaitu PKS dan Demokrat. Rencananya akan dideklarasikan 10 November kemaren namun diundur.

Di sisi lain dukungan masyarakat terhadap Anies untuk maju menjadi terus mengalir. Saat ini sudah terbentuk simpul simpul Anies di seluruh Tanah Air.

Anies pun berharap dukungan dari para seniornya di KAHMI terus meningkat dan bertambah solid agar dia dapat memenangkan kontestasi.

Lima Syarat

Selain Abdullah Hehamahua, sejumlah tokoh KAHMI lain ikut memberikan pernyataan dalam Silaturrahmi Nasional ini. Diantaranya Hanafi Saleh,
Abdul Aziz Kahar Muzakar, dan
Eggi Sudjana. Semuanya menyatakan dukungannya terhadap Anies dengan sepenuh hati.

Sementara itu, lebih jauh Abdullah Hehamahua menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Anies dengan ikhlas. Tanpa politik transaksional. Namun, jika terpilih kelak dia akan menuntut lima hal. Yaitu pertama, agar melaksanakan SU MPR. Kedua menghilangkan riba dalam transaksi keuangan, ketiga menuntaskan lima kasus korupsi besar. Kemudian mengambil alih kembali 72 prosen lahan yang terlanjur dikuasai oligargi dan yang kelima mengemealikan sistem pendidikan nasional keUUD 45.

Sementara itu Eggi Sudjana menyatakan dukungannya terhadap pencapresan Anies.
Anies, menurut Eggi, adalah calon yang terbaik saat ini.

“Saya pastikan Anies adalah calon best the best, saat ini,” tegas Eggi.
Eggi, Seperi juga Abdullah Hehamahua, memberi catatan untuk Anies.
Yaitu tidak takut dengan politik identitas.
“Anies harus percaya diri bahwa politik identitas itu penting untuk menyatakan siapa kita sebenarnya,” tegasnya.
Politik identitas, lanjut Eggi, tidak haram di republik ini.

Yang kedua hapus treshold 20 prosen untuk pencalonan presiden dan yang ketiga Anies harus membuat pakta integritas untuk KAHMI.

Namun berbeda dengan Abdullah Hehamahua, Eggi tidak setuju kalau KAHMI menjadi partai politik

Pada penutup kegiatan. Seluruh peserta menanda tangani Manifesto untuk mengusung Anies sebagai presiden.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *