Jelang HUT RI Ke 76, Yayasan Geraim Berikan Pupuk ,Konsultasi Hukum Dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kepada Petani Di Kabupaten Kuningan

FOKUSATU-Mendasar dari rasa prihatin terhadap kondisi bangsa di Era Pandemi lebih kurang dua tahun terakhir ini, dan juga peran serta masyarakat adalam pembangunan di semua sektor, termasuk peran serta Polri / Putra Putri Polri (KBPPP) serta TNI dalam hal ini TNI AD yang lebih khusus lagi peran BABINSA, sebagai ujung tombak TNI dimasyarakat, adalah seorang salah seorang putra- putri bangsa yang mengabdi kepada Negara, Bangsa dan Rakyat khususnya wilayah Kuningan tepatnya di Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan Jabar yaitu Teteh Hj.Henny Rosdiana, S.H., S.sos, M.Si., Praktisi Sosial, Hukum & HAM, yang juga seorang Kades/Kuwu Linggasana, Kec Cilimus, Kab Kuningan, Jabar, dan Serda Kosasi Babinsa Desa Linggasana, Kec Cilimus, Kab Kuningan, Jabar dan juga Advokat Mohammad Lukman Machmud, S.H. (Advokat, Praktisi Sosial & HAM, Pengusaha Pupup dan juga Anggota KBPPP Resort Jakarta Timur dan Anggota FKPPI Jaktim dan Anggota GANNAS) serta Bapak DR. H. Kusnadi, MBA (Tokoh Masyarakat Kuningan yang bermukim di Jakarta), berinisiatif membuat program Aplikasi/Action Gerakan Perduli Petani & Konsultasi Hukum Gratis dimasa Pandemi Covid 19 dengan Yayasan GERAKAN RAKYAT INDONESIA MEMBANGUN ( disingkat: “GERAIM”), yang berkantor Pusat Di Jakarta.

Dengan perhatian utama dimasa pandemi ini adalah keberlangsungan kehidupan petani indonesia khususnya di kabupaten Kuningan: Kesehatan, Kemakmuran Petani (ketersedian saprodi misalnya : Pupuk dll) dan juga kesadaran Hukum misal Pakai Masker, jaga jarak (Prokes), dengan mengadakan Konsultasi Hukum Gratis oleh Tim Pengacara/Advokat dari Kantor Hukum Majjama Law Office, Kantor Hukum Deyske N Londah dan Kantor Hukum Eka Hagusta, dan juga Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada tanggal 28 Agustus 2021 oleh PT. Momen/Morex.

Kemudian kenapa konsen kepada petani?… Teh Henny sapaan akrab ibu Kuwu/Kades Linggasana dengan pemikiran sangat sederhana mengatakan “bahwa kalau saja petani itu produksi/bekerja, maka kita tidak makan”, oleh karena itu pentingnya eksistensi keberlangsungan petani di negara kita ini, untuk Ketahanan bangsa ini.
jadi petani harus tetap ada dan harus tetap produksi harus tetap bekerja tidak boleh berhenti, kalau petani berhenti berhenti, maka segala kegiatan di negeri akan berhenti.

kemudian ia langsung memberikan bantuan kepada petani mulai dari sprodi seperti misalnya pupuk yang kita tahu saat ini langka di pasaran, langsung memberikan bantuan pinjaman kepada petani dengan program bantuan pinjaman pupuk kepada petani artinya diberikan bantuan pinjaman kepada petani nanti mereka bayar setelah panen, jadi ada keringanan kepada petani.

Dan teh Henni memulai dengan para Petani di desa Linggasana terlebih dahulu dan juga petani terdekat, dimana Teh Henni juga selaku kepala Desa, kemudin dilanjutkan kedesa yang lain di kabupaten Kuningan, dengan mengganden PT. Majjama Agro Industri(PT.MAI), produsen pupuk Merk Dagang ARROMANG yang telah terdaftar di kementan RI, yang di nahkodai sahabat Henni yaitu Kang / Daeng Lukman selaku direktur PT MAI yaitu Bapak.

Di akhir kata Teh Henni mengatakan semoga banyak pengusaha diluaran sana yang juga peduli kepda petani seperti Adinda Daeng Haji Lukman (sapaan akrab Advokat Lukman), selamat Ultah RI yang ke 76 dan salam sehat dan salam seejahtera untuk para petani Indonseia, “Makmur dan Sehat Petaniku, …makan Jayalah Bangsaku” demikian kalimat akhir dari Teteh Hj.Henny Rosdiana, S.H., S.sos, M.Si., seorang anak Desa berwawasan Nasional, Semoga Allah SWT – Tuhan YME melancarkan dan meRidhoi, Aamiin. (AW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *