Festival Gurindam Asean Adakan Literasi Budaya

FOKUSATU– Negara dan masyarakat yang bermartabat adalah negara dan masyarakat yang budayanya kokoh, tanpa budaya negara dan masyarakatnya bagaikan pohon tiada akar, umpama harimau tiada belang. Oleh sebab itu, negara harus menjaga, melestarikan budaya sehingga tidak punah dan kelak hanya menjadi kenangan belaka.

Hal tersebutlah Perkumpulan Rumah Seni Asnur (Perruas) terpanggil untuk menggagas berbagai event menulis dengan tujuan melestarikan dan mengangkat budaya, khususnya puisi lama bernama Gurindam.

Gurindam di Indonesia dipelopori oleh Raja Ali Haji, termasyur Gurindam Dua Belas. Gurindam ditulis setiap baitnya 2 baris rima aa kedua isi memiliki hubungan sebab akibar dengan isi penuh nasihat dan mencerahkan.

Perruas kembali mengangkat gurindam agar karya sastra adiluhung dan mencerahkan itu kembali diminati oleh masyarakat, Untuk itu digelar Festivial Gurindam ASEAN.

Festival Gurindam ASEAN dilaksanakan dari 16 sampai 18 Desember 2022. Acara yang berlangsung 3 (tiga) hari tersebut menampilkan Festival UMKM Nusantara, Pameran Lukisan Gurindam Kataraga, Seminar Gurindam ASEAN, Konser Puisi Multimedia Gurindam Kataraga, Parade Baca Gurindam Kalbu, dan Puncak Festival Gurindam ASEAN.

Di puncak festival Gurindam akan ada Pencatatan Rekor MURI buku GURINDAM dengan penulis terbanyak yang mencapai 1200 penulis se ASEAN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *