Catatan KH Yusuf Sholeh : Keutamaan Puasa Di Bulan Dzulhijjah

FOKUSATUKeutamaan Puasa di Bulan Dzulhijjah

عن ابن عباس رضي الله عنهما قال: مامن أيام العمل الصالح فيها أحب الى الله عزوجل منه فى هذه الأيام يعنى ايام العشر, قالوا ولاالجهاد فى سبيل الله؟ قال: ولا الجهاد فى سبيل الله, الا رجل خرج بنفسه وماله فلم يرجع من ذلك بشيء

Dari Ibnu Abbas ra. ia berkata:
“Tidak ada hari di mana amal shaleh di dalamnya sangat dicintai oleh Allah melebihi 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah.
Para sahabat lantas bertanya “apakah amal itu dapat membandingi pahala jihad fi sabilillah?”
bahkan amal pada 10 hari Dzulhijjah lebih baik dari pada jihad fi sabilillah kecuali jihadnya seorang lelaki yang mengorbankan dirinya, hartanya, dan dia kembali tanpa membawa semua itu (juga nyawanya) sehingga ia mati sahid.
Tentu yang demikian itu (mati sahid) lebih baik..

عن أبى هريهرة رضي الله عنه, عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال:
ما من ايام احب الى الله تعالى أن يتعبد له فيهن من أيام عشر ذى الحجة, وان صيام يوم يعدل صيام سنة, وقيام ليلة كقيام سنة

Tidak ada hari yang paling disukai oleh Allah Swt, dimana Dia disembah pada hari itu kecuali, sepuluh hari bulan Dzulhijjah.
Puasa satu hari di dalamnya sama halnya dengan puasa satu tahun.
Ibadah, shalat malam sekali pada malamnya seperti sahalat malam selama satu tahun pula.

Ada tiga hari teristimewa dalam sepuluh hari spesial awal bulan Dzulhijjah,
yaitu:
– tanggal 8 Dzulhijjah yang disebut dengan yaumu tarwiyah,
– tanggal 9 Dzulhijjah yang disebut yaumul ‘arafah dan
-tanggal 10 Dzulhijjah yang disebut yaumun nahr.

—Pada 8 Dzulhijjah
dianjurkan untuk melakukan puasa sunnah tarwiyah.

– keutamaan puasa sunnah tarwiyah :

صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين

Artinya:
“Puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun.
Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun,”
(HR Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar).

Dan pada tgl 9 dzulhijjah
dianjurkan untuk mengerjakan puasa sunnah Arafah.

Keutamaan puasa arafah…
– diriwayatkan oleh Imam Muslim berikut:

صوم يوم عرفة يكفر سنتين ماضية ومستقبلة وصوم يوم عاشوراء يكفر سنة ماضية

Artinya:
“Puasa Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu,”
(HR Muslim).

– Niat Puasa Tarwiyyah dan Arafah.

– Dalam Berniat puasa Tarwiyyah dan Arafah sebaiknya diucapkan pada malam hari sebelum menjalankan ibadah sunah tersebut.
Namun, berhubung puasa ini bukanlah puasa wajib, maka diperbolehkan mengucapkan niat tersebut di siang hari sampai sebelum tergelincir matahari(sebelum masuk waktu zhurur).
Dengan catatan belum sempat makan atau minum sepanjang hari.

– Lafazh niat puasa Tarwiyyah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ التَّرْوِيَّةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati yaumittarwiyyati lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah hari tarwiyyah esok hari karena Allah SWT.”

bisa dengan disingkat:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ تَرْوِيَّةَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin yauma tarwiyyata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah hari tarwiyyah esok hari karena Allah SWT.”)

bisa yang singkat Niat Puasa Tarwiyyah

ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ تروية ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

NAWAITU SHAUMA TARWIYYAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

“ Saya niat puasa sunnah Tarwiyyah karna Allah ta’ala.”

– Lafazh niat puasa Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i sunnati ‘arofata lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah hari arafah esok hari karena Allah SWT.”

( bisa dg disingkat:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ يَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin yauma ‘arofata sunnatan lillaahi ta‘aalaa.

Artinya:
“Saya berniat puasa sunnah hari arafah esok hari karena Allah SWT.”)

bisa yang singkat Niat Puasa Arafah

ﻧﻮﻳﺖ ﺻﻮﻡ ﻋﺮﻓﺔ ﺳﻨﺔ ﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ

NAWAITU SHAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH

“ Saya niat puasa sunnah Arafah karna Allah ta’ala.”

menjalankan puasa tarwiyyah dan Arafah sama dengan menjalankan puasa Ramadan.
Yang membedakannya hanya NIATNYA.

Pada tanggal 10 dzulhijjah

Dianjurkan utk sholat Sunnah iedul Adlha, dan dianjurkan setelah Sholat melaksanankan penyembelihan Qurban bagi yang ada keluasan Rizqi.

— “Maka dirikan-lah shalat karena Tuhanmu; dan berkurban-lah,”
(surat Al-Kautsar ayat 2.)

Berkurban dilakukan dengan menyembelih hewan kurban seperti unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba.

Hukum berkurban adalah sunah muakkad yaitu :
*sunah yang kuat atau sunah yang sangat dianjurkan.*

— “Diantara Fadhilah/ keutamaan qurban”

1— Diriwayatkan dari,
sayyid wahab bin munabbih:
Nabi Daud AS, brmunajat kpd Alloh:
” ya Alloh apa pahala bagi orng yg berkurban dari ummat nabi muhammad?
Alloh berfirman pahala bg yg berqurban
aku beri dari stiap helai bulu 10kebaikan, dihapus 10kejelekan, diangkat 10drajat, dan dari 1 helai bulu,
aku bangun 1 gedung dan 1 bidadari disurga,
aku juga menjadikannya (qurban) kendaraan yg bersayap utknya di surga,
– wahai daud… Tahukah kamu bahwa qurban2 itu akan menolak malapetaka di hari kiamat nanti.

2— Zaid bin Arqom bertanya:
“Ya Rasulullah apa yg kita peroleh dari brqurban?.

+ Rasulullah menjawab,:
“Sesungguhnya pada setiap bulu yg menempel dikulitnya trdapat kebaikan”
(HR.Ibnu Majah, Ahmad)

3— didalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad Rh, Rosulullah SAW Bersabda:

مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ إِلَى شِرَاءِ اْلأُضْحِيّةِ كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَشْرُ حَسَنَات وَ مُحِيَ عَنْهُ عَشْرُ سَيِّئَاتٍ وَ رُفِعَ لَهُ عَشْرُ دَرَجَات وَ إِذَا تَكَلَّمَ فِي شِرَائِهَا كَانَ كَلَامُهُ تَسْبِيْحًا. وَ إِذَا نَقَدَ ثَمَنَهَا كَانَ لَهُ بِكُلِّ دِرْهَمٍ سَبْعُمِائَةٍ حَسَنَة وَ إِذَا طَرَحَها عَلَى اْلأَرْضِ يُرِيدُ ذَبْحَهَا اسْتَغفَرَ لَهُ كُلُّ خَلْقٍ مِنْ مَوْضِعِهَا إِلَى اْلأَرْضِ السَّابِعَةِ
وَ إِذاَ أَهرَقَ دَمَهَا خَلَقَ اللهُ بِكُلِّ قطْرَةٍ مِن دَمِهَا عَشْرَةً مِنَ الْمَلَائِكَةِ يَسْتَغْفِرُوْنَ لَهُ إلىَ يَوْمِ الْقِيَامَةِ.
(رواه أحمد.)

– “Barangsiapa keluar dari rumahnya pergi untuk membeli hewan korban,
maka akan dihitung bagi orang tersebut setiap dari langkah kakinya sepuluh kebaikan
-dan dihafus dari dirinya nya sepuluh kejelekan,
-dan diangkat (diberi) utk-nya sepuluh derajat.
Dan ketika terjadi transaksi pembelian maka setiap ucapannya dicatat sebagai tasbih,
-dan ketika akad pembelian terjadi,
maka setiap dirhamnya (satu rupiah) disamakan dg tujuh puluh kebaikan,
– dan ketika hewan tersebut diletakkan (dibaringkan) di atas bumi untuk dipotong,
maka setiap makhluk yg ada di atas bumi sampai lapis ketujuh daripada bumi ini memohonkan ampun atas orang tersebut,
– dan ketika darah dari hewan tersebut telah dialirkan,
maka Allah SWT menjadikan setiap tetes dari darah hewan qurban tersebut sepuluh malaikat yg selalu memohonkan ampun utk-nya sampai hari kiamat.”
(HR Ahmad).

— “Tidak ada suatu amal anak Adam pada hari raya Qurban yg lebih DICINTAI ALLAH selain MENYEMBELIH QURBAN”.
(HR. At Tirmidzi)

——
Yusuf Soleh Arba.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *