Bawaslu Jaktim Gelar Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih

FOKUSATU– Menghadapi pelaksanaan tahapan pemilu serentak tahun 2024 yang tengah berjalan, Bawaslu Kota Jakarta Timur mengadakan Rapat Fasilitasi Pengawasan Tahapan Pemilu dengan tema “Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih dan Penyusunan Daftar Pemilih” pada Rabu 30 November 2022.

Di lansir dari indoglobalnews, agenda ini dihadiri oleh stakeholder kepemiluan seperti Ketua KPU Kota Jakarta Timur, Kesbangpol Kota Jakarta Timur, Pemuda Muhammadiyah Kota Jakarta Timur, PC Ansor Kota Jakarta Timur dan Beberapa Mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta Timur,

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Bawaslu Kota Jakarta Timur Bpk. Marhadi, mengatakan bahwa Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih menjadi strategi Bawaslu Jaktim dalam mengawal hak pilih masyarakat. Hak pilih merupakan hak asasi bagi masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, maka perlu kita jaga semua warga yang memenuhi syarat harus diberikan hak pilihnya didata oleh KPU, kecuali yang menurut Undang-Undang dicabut hak pilihnya.

Pemutakhiran data pemilih masih berputar pada permasalahan yang lama, pemilih tidak memenuhi syarat masih tercatat, data ganda, pendataan yang kurang maksimal lokasi-lokasi khusus. Kami berharap permasalahan Pemutakhiran data ini dapat diselesaikan oleh jajaran KPU Kota Jakarta Timur dengan baik.

Ketua Bawaslu Kota Jakarta Timur Bpk. Sakhroji dalam sambutannya menyampaikan Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih, menjadi tanggung jawab bersama Bawaslu dan masyarakat. Memang sesuai amanat Undang-Undang Pemilu menjadi tugas dan kewenangan pengawasan dibebankan kepada Bawaslu dan jajaran, namun data pemilih ini sangat banyak. Untuk wilayah Kota Jakarta Timur perbulan September 2022 tercatat sejumlah 2.327.030 Daftar Pemilih, ini belum termasuk data pemilih tambahan dari tempat-tempat khusus seperti lapas, pesantren, mahasiswa daerah yang ada di Jakarta Timur.

Peran penting stakeholder pemilu, KPU Kota Jakarta Timur dibantu Disdukcapil sangat penting untuk meningkatkan validitas data pemilih agar data pemilih memenuhi prinsip Komprehensif, Akurat dan Mutakhir. Peran penting Ormas dan OKP yang memiliki jamaah banyak, hal ini menjadi salqh satu titik kerawanan pendataan pemilih.

Sehingga pada acara ini selain KPU Jakarta Timur, SuBan Kesbangpol, juga kita hadirkan Ketua GP Ansor dan Ketua Pemuda Muhamadiyah, untuk ikut mendukung Bawaslu Kota Jakarta Timur serta memastikan jamaahnya sudah terdaftar dalam data pemilih, dengan mengkroscek apakah anggota ataupun keluarga kita sudah terdata dalam aplikasi KPU “Lindungi Hakmu”.

Membuka kegiatan tersebut, Ibu Sitti Rakhman selaku Anggota Bawaslu Provinsi DKI Jakarta menyampaikan dalam penyusunan data pemilih penting kerjasama antar penyelenggara pemilu tingkat paling bawah khususnya yang melaksanakan Coklit (PPDP) dan Pengawas Pemilu untuk memastikan hak pilih masyarakat terpenuhi. Memang pengawasan ditingkatkan bawah hanya ada 1 Pengawas Kelurahan untuk pengawasan seluruh wilayah kelurahan, tentu itu menjadi keterbatasan pengawasan, maka kerjasama sangat penting. Peran masyarakat jika dalam proses pendataan pemilih namanya belum masuk maka segera menghubungi petugas KPU atau dapat mengadukan kepada pengawas untuk dbantu difasilitasi agar terdaftar sebagai pemilih.

Pada sesi diskusi Bawaslu Kota Jakarta Timur menghadirkan M .Zaid (TA KPU RI) menyampaikan pentingnya pengawasan melekat Bawaslu dalam Penyusunan Daftar Pemilih agar catatan terkait tahapan tersebut pada pemilu 2019 tidak terluang kembali pada pemilu tahun 2024 ini.

Pada diskusi sesi kedua, Bpk. Dian Permata (Pemantau Pemilu) menambahkan bahwa pengawas pemilu dituntut untuk kreatif dalam melakukan pengawasan pemutakhiran data pemilih dan penyusunan daftar pemilih oleh jajaran KPU. Serta prinsip keterbukaan harus dijalankan okeh KPU dan jajaran dalam menjalankan tugas pelaksanaan tahapan pemilu, sehingga mesti berbagi data dengan pengawasan, agar sama dapat mengawal dan menghasilkan data pemilu yang lebih baik. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *