Bawaslu Jakpus Gelar Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024

FOKUSATU– Menghadapi tahapan pemilu serentak 2024, Divisi penanganan pelanggaran, Badan Pengawas Pemilu   (Bawaslu ) kota administrasi Jakarta Pusat mengadakan kegiatan “Fasilitasi Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan di Maia Hotel, Jl. Kebon Kacang Raya,Tanah Abang, Jakarta Pusat, hari Selasa-Rabu / 06-07 Desember 2022.

M Halman Muhdar selaku ketua Bawaslu Jakarta Pusat dalam sambutan nya mengatakan , “Seorang pengawas pemilu, mau tidak mau, suka tidak suka kita harus menguasai prosedur penanganan pelanggaran, maupun peraturan dan undang-undang yang mengaturnya.  Sebab peserta pemilu pada saatnya bila merasa dirugikan akibat tindakan yang melanggar tata cara dan prosedur serta mekanisme yang berkaitan dengan administratif pelaksanaan Pemilu pada setiap tahapan penyelenggaraan pemilu akan ditempuhnya.

Selain itu, baik peserta pemilu, atau penyelenggara  pemilu bisa saja, melaporkan hasil penanganan pelanggaran administratif kepada DKPP bila menemukan ada penyimpangan dalam penanganannya, sehingga diperlukan pemahaman lebih agar tidak ada kesalahan dalam memberikan jaminan keadilan kepada para pihak yang merasa dirugikan akibat suatu tindakan dari penyelenggara atau peserta pemilu lainnya.

Adanya mekanisme penindakan pelanggaran pemilu merupakan bagian dari upaya untuk menjamin adanya keadilan pemilu sekaligus sebagai sarana pelembagaan potensi konflik yang mungkin terjadi pada setiap tahapan pemilu yang ada.

Sebab itu, Pengawas pemilu harus mempunyai kemampuan bagaimana menerapkan mekanisme pelanggaran pemilu dengan tepat dan terukur.

Reki Putra Jaya, selaku anggota Bawaslu DKI Jakarta dalam sambutan nya mengatakan, kegiatan ini memiliki momen kesempatan berdiskusi dengan para narasumber,menguatkan kapasitas pengawas pemilu .

Narasumber yang di hadirkan yakni Fritz Edward Siregar Anggota Bawaslu RI periode 2017-2022 dan Nelson Simanjuntak Anggota Bawaslu RI periode 2012-2017, saya sarankan bilamana ada materi menarik di catat lah karena pengetahuan itu seperti binatang piaraan ,kalo tidak di kasih makan akan mati ,tegas Reki.

” Dengan mengucapkan Basmallah dan perkenan bapak dan ibu ,acara kegiatan ini saya buka secara resmi ,ucap Reki.

Jomson Samosir selaku Kordiv divisi penanganan pelanggaran dan  pemangku kegiatan ini mengatakan ,” Kegiatan ini mengambil tema Optimalisasi penyelesaian pelanggaran administrasi pada tahapan pemilu serentak 2024.

Hadir dalam kegiatan ini , Reki Putra Jaya selaku anggota Bawaslu DKI Jakarta, Halman Muhdar selaku ketua Bawaslu Jakarta Pusat, Roy Sofia Fatra Sinaga, Cecep A.Rukman, Budi Iskandar Pulungan,Jomson Saut Martinus Samosir selaku anggota Bawaslu Jakarta Pusat, Kordiv penanganan pelanggaran panwascam se Jakarta Pusat ,Staf pelaksana teknis Bawaslu Jakarta Pusat, Forum peduli pemilu Indonesia , Komite Independen Demokrasi Indonesia, dan unsur media .

Dalam paparan nya Nelson mengatakan, ” Keadilan pemilu haruslah di tegakkan, karena itulah tujuan dari pengawasan pemilu .Pengawas pemilu harus paham UU Pemilu terutama tentang penanganan pelanggaran.
Sesuai dengan tagline Bawaslu, bersama rakyat awasi pemilu, Bersama bawaslu tegakkan keadilan pemilu.

Fritz Siregar dalam paparan nya mengatakan “Teman-teman Bawaslu harus punya kapasitas yang sama,”, jadi pengawas pemilu harus sadar organisasi , mempunyai integritas.

Kepercayaan terhadap lembaga perlu terus dipupuk oleh setiap jajaran di Bawaslu, sebab kerap kali pengawasan dapat menuai resiko. Sehingga apapun tindakan asal sesuai Undang-Undang, pimpinan tidak akan menyalahkan justru akan melindungi.

“Apapun yang kawan-kawan lakukan
, kekuatan Bawaslu yaitu kolektif kolegial. Sehingga apapun yang terjadi Fritz meminta semua pekerjaan Bawaslu dapat dilakukan bersama-sama secara lembaga, tutup Fritz. (AW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *