Azis Khafia : Pemuda Betawi Tolak Wacana Menteri PPN/Kepala BAPENAS RI

FOKUSATU– Suharso Monoarfa (Menteri PPN/Kepala BAPENAS RI) temui Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono, untuk bahas Jakarta pasca tidak lagi sebagai Ibukota, salah satu wacana Menteri Bapenas tersebut adalah penghapusan jabatan walikota dan bupati di Jakarta.

Menanggapi wacana tersebut salah satu tokoh Intelektual Betawi, Azis Khafia menyatakan bahwa wacana tersebut sangat tidak relevan dengan kemaslahatan Jakarta dan warga Jakarta, pasalnya Pemerintah pusat dan daerah selama ini terlalu prematur menetapkan UU IKN dan tidak menyerap aspirasi masyarakat inti jakarta (Betawi), kalaupun mau usul yang sedikit progresivlah pa Menteri, kata Bang Azis, misalnya. Jumat (25/11). 

Jakarta diusulkan dipimpin oleh Gubernur setingkat Menteri yang dipilih dan ditunjuk langsung oleh Presiden dan memiliki 4 orang wakil, Penetapan Gubernur oleh presiden atas persetujuan Majelis Adat Kaoem Betawi.

Demikian kongkow Azis Khafia dan Mujahidin di Caffe dibilangan jakarta selatan. Lebih lanjut Azis menyatakan kesiapannya untuk memimpin *Majelis Adat Kaoem Betawi* yang merupakan Wadah Kaoem Betawi pasca meleburnya Bamus Betawi dan Bamus Betawi 1982. Hal ini menanggapi desakan 27 Ormas Betawi yg memintanya untuk maju melanjutkan estafet kepemimpinan Betawi.

Hal senada disampaikan Mujahidin ketua Umum Generasi Muda Islam Betawi (GEMUIS Betawi), katanya “Sudah saatnya Betawi menggugat dan melakukan terobosan cepat menghadapi dinamika politik sosial dan ekonomi yang cenderung sentralistik dan para elit tidak sensitif terhadap kaoem Betawi, Betawi harus menggugat dan Harus dipimpin Pemuda yang berkarakter kuat.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *