Anies Terperosok Ke Parit Saat Sapa Warga Koja

FOKUSATU-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terperosok ke parit saat tengah menyapa warga Koja, Jakarta Utara.

Kasudinkes Jakut Yudi Dimyati menyebut kondisi Anies baik-baik saja.

“Nggak ada (luka). Bapak (Anies) langsung jalan biasa, kaget aja masuk kakinya langsung buru-buru dinaikin,” ujar Yudi, Sabtu (11/9/2021).

Di lansir dari detik.com.
Yudi mengatakan air dalam got tempat Anies terjeblos dangkal. Sehingga, hanya sebagian kaki Anies yang basah.

“Basah sepatunya buru-buru kita siram. Got-nya nggak kotor, bersih,” terang Yudi.

“Kan di situ ada keran buat cuci tangan langsung dibuka aja sekalian disiram sepatunya,” lanjutnya.

Yudi menyebut tak ada kata yang terucap dari Anies ketika dirinya terjeblos ke got. Anies, kata Yudi, juga tidak marah karena peristiwa itu.

Anies bercerita mengenai kejadian yang viral di media sosial itu. Ia menyebut sandalnya putus.

“Perjalanan seru tadi di Sentra Vaksinasi Tanah Merah. Kecebur got, ganti sandal jepit. Eh, sandalnya putus,” cuit Anies di akun Twitter-nya.

Anies juga mengungkap dirinya sempat berjalan tanpa alas sepatu hingga berhasil memperoleh sepatu pinjaman.

“Sempat nyeker sampai dapat sepatu pinjaman,” terang Anies.

Diketahui video Anies terperosok ke got viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di Koja, Jakarta Utara, Sabtu (11/9/2021). Anies diketahui datang meninjau kegiatan vaksinasi Corona bagi warga di lokasi tersebut.

Dalam video viral itu, awalnya terlihat petugas pengamanan berjalan di depan Anies. Para petugas itu meminta warga di sekitar lokasi untuk menjaga jarak.

Anies kemudian tampak berjalan sambil menyapa warga yang bergantian memanggil namanya. Anies tampak tak melihat ke depan.

Dia terlihat berjalan sambil melihat dan melambaikan tangan ke arah warga. Tiba-tiba Anies terperosok ke dalam parit.

Sejumlah orang di lokasi berusaha memegangi Anies. Ada orang yang langsung membantu Anies berdiri. Sejumlah warga terdengar berteriak.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *