Kisah Penjahit Tua Dan Tukang Jagal

FOKUSATU-HATI-HATI DENGAN PRASANGKA,
KARENA MATA SERINGKALI MENIPU

PENJAHIT TUA DAN TUKANG JAGAL

Seorang penjahit tua tinggal di sebuah desa kecil dan biasa menjahit pakaian yang sangat rapih dan indah dan menjualnya dengan harga yang bagus cukup mahal..

Suatu hari, seorang pria miskin dari desa datang kepadanya dan berkata kepada Penjahit, “Anda menghasilkan banyak uang dari pekerjaan Anda, lalu mengapa anda tidak membantu orang miskin di desa..?”

Lihatlah penjual daging didesa yang tak punya banyak uang tapi setiap hari membagikan daging kepada orang miskin..Penjahit itu tidak menanggapinya dan tersenyum tenang..

Orang miskin itu keluar dari penjahit dan mengabarkan kpd penduduk di desa bahwa penjahit tua itu kaya tetapi pelit, sehingga orang-orang desa membencinya..

Dan setelah beberapa saat penjahit tua itu jatuh sakit, dan tidak ada penduduk desa yang peduli padanya, dan dia meninggal sendirian
Hari-hari berlalu dan orang-orang desa menyadari bahwa tukang daging tidak lagi mengirimkan daging gratis kepada orang miskin

Dan ketika mereka bertanya kpd Penjual daging itu, dia memberi tahu mereka bahwa penjahit tua itu yg biasa memberi saya sejumlah uang setiap bulan untuk sedekah untuk memberi daging kepada orang miskin, setelah ia meninggal, maka berhenti juga sedekahnya.

Moral of the story :

Orang lain mungkin akan beranggapan atau berpikir buruk tentang Anda, jangan risaukan itu tidak penting..karena itu tidak akan menguntungkan Anda, juga tidak akan merugikan Anda. Yang penting adalah apa yang Allah ketahui tentang Anda.

Jangan menilai seseorang dari apa yang Anda lihat darinya, karena dia mungkin memiliki hal-hal baik dalam hidupnya, yang Anda tidak mengetahuinya. Selalu berprasangka baiklah kepad orang lain.

Sumber : Dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *