Resensi Buku “Khazanah Bahasa”

FOKUSATU-Sinopsis Buku”Khazanah Bahasa”.Bahasa merupakan suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi antara penutur dengan mitra tuturnya dalam menyampaikan suatu pandangan, perasaan, dan gagasan secara lisan maupun tulisan.

Bahasa tersusun dari persatuan himpunan kata (masing-masing kata memiliki makna tersendiri) membentuk suatu kalimat yang dimengerti oleh penuturnya dan mitra tuturnya. Setiap negara memiliki bahasa pemersatu yang dipahami oleh warga negaranya. Negara Indonesia sendiri memiliki bahasa pemersatu yang bernama Bahasa Indonesia. Terdapat kaidah-kaidah atau aturan-aturan dalam penggunaan bahasa indonesia yang mesti kita pelajari. Salah satu tujuan dari pembelajaran Bahasa Indonesia adalah untuk memperbaiki diri dalam penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar.

Buku “Khazanah Bahasa” karangan Ahmad Bahtiar, Nuryani, dan Syihabul Huda merupakan buku pembelajaran kaidah-kaidah penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar. Terdapat beberapa bab-bab yang tercantum di dalam buku “Khazanah Bahasa”, yaitu : (1) Berbicara dalam Presentasi Ilmiah, (2) Perkembangan Bahasa Indonesia, (3) PUEBI dan Transliterasi, (4) Diksi, (5) Kalimat Efektif, (6) Paragraf, (7) Etika Ilmiah Plagiasi, (8) Perencanaan Karangan, (9) Penalaran, (10) Notasi Ilmiah, (11) Produksi Tulisan Pendek, dan (12) Reproduksi Tulisan.

Rangkuman Buku Khazanah Bahasa

Paragraf merupakan rangkaian kalimat yang membentuk satuan pembahasan terhadap suatu topik dan tersusun dari paragraf pokok dan paragraf penjelas. Struktural (bentu tubuh) paragraf bermula dengan baris pertama (baris baru) dengan pemberian spasi pembukaan sebanyak lima ketukan (menjorok ke arah kanan sebanyak lima ketukan).

Unsur-Unsur Paragraf
Terdapat dua unsur yang terpendam di dalam sebuah paragraf meliputi : (1) unsur-unsur lahiriah (berupa kalimat, frasa, kata, dan sebagainya yang tampak), (2) unsur-unsur non-lahiriah (berupa makna atau maksud pembicaraan yang tersimpan di dalam suatu paragraf).

Kepaduan unsur-unsur lahiriah (keserasian rangkaian kata dan kalimat dengan penggunaan diksi yang tepat) disebut koherensi. Sedangkan kesatuan unsur-unsur non-lahiriah (permasalahan pokok pembicaraan yang satu dan saling bersangkut-paut antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya) disebut kohesi.
Terdapat tiga unsur penting di dalam suatu paragraf, diantaranya adalah : (1) Kalimat Pokok adalah kalimat yang mendasari permasalahan yang sedang dibicarakan, (2) Kalimat Penjelas Mayor adalah kalimat yang menjelaskan Kalimat Pokok secara langsung, dan (3) Kalimat Penjelas Minor adalah kalimat yang menjelaskan Kalimat Penjelas Mayor secara rinci dan secara tidak langsung turut menjelaskan Kalimat Pokok suatu paragraf.
Struktural Paragraf.

Berdasarkan strukturalnya (bentuk tubuh paragrafnya), paragraf dibagi menjadi tiga golongan : (1) Paragraf Deduktif adalah paragraf yang kalimat pokoknya terletak di awal paragraf serta diikuti oleh kalimat penjelasnya, (2) Paragraf Induktif adalah paragraf yang kalimat pokoknya terletak di akhir paragraf dan kalimat penjelasnya diawal paragraf, dan (3) Paragraf Abduktif adalah paragraf yang memiliki dua kalimat pokok yang terletak diawal dan di akhir paragraf (kalimat pokok yang terletak di akhir paragraf merupakan kalimat yang bertujuan untuk memberikan penegasan terhadap topik pembicaraan).

Teknik Pemaparan Paragraf.
Terdapat 4 jenis paragraf berdasarkan teknik pemaparannya, yaitu : (1) Paragraf Deskriptif adalah paragraf yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan suatu objek dan berkaitan erat terhadap pancaindra, (2) Paragraf Argumentatif adalah paragraf yang bertujuan untuk meyakinkan mitra tuturnya terhadap suatu objek pembicaraan, (3) Paragraf Ekspositoris adalah paragraf yang bertujuan untuk memaparkan suatu objek terhadap pertanyaan 5W + 1 H (What, Who, When, Where, Why, and How), dan (4) Paragraf Naratif adalah paragraf yang bertujuan untuk menceritakan suatu peristiwa dan cerita yang terikat oleh alur waktu.

Jenis-Jenis Paragraf.
Berdasarkan jenisnya, paragraf terbagi menjadi 3 bagian, yaitu : (1) Paragraf Pembuka adalah paragraf yang mengawali permasalahan terhadap suatu topik (tujuan paragraf pembuka adalah untuk memusatkan perhatian pembaca terhadap pokok pembahasan yang sedang dipermasalahkan), (2) Paragraf Pengembang adalah paragraf yang berisi pendalaman materi terhadap suatu topik, dan (3) Paragraf Penutup adalah paragraf yang berisi kesimpulan terhadap permasalahan yang telah diungkapkan.

Pola Pengembangan Paragraf.
Berdasarkan pola pengembangannya, paragraf terbagi menjadi beberapa pola, diantaranya yaitu :
Pola Pengembangan Ruang & Waktu.
Pola pengembanagn ini digunakan untuk mengembangkan suatu kejadian (peristiwa) atau cara membuat sesuatu.
Pola Pengembangan Susunan Pembanding.
Pola pengembangan ini digunakan untuk membandingkan dua hal atau lebih terhadap suatu permasalahan yang sedang dibicarakan.
Pola Pengembangan Sebab-Akibat.
Pola pengembangan ini digunakan untuk menerangkan sebab dan akibat terhadap suatu permasalahan yang sedang dibicarakan.
Pola Pengembangan Ibarat.
Pola pengembangan ini digunakan untuk mengibaratkan terhadap sesuatu seperti personifikasi, metafora, dan sebagainya.
Pola Pengembangan Susunan Daftar.
Pola pengembangan ini digunakan untuk mengemukakan informasi dalam bentuk daftar, tabel, grafik, dan sebagainya.

Pola Pengembangan Susunan Contoh.
Pola pengembangan ini digunakan untuk penerapan terhadap contoh-contoh tentang permasalahan yang sedang dibicarakan.
Pola Pengembangan Susunan Bergambar.
Pola pengembangan ini digunakan untuk memperjelas topik-topik permasalahan dengan menggunakan gambar.

Kelebihan dan Kekurangan Buku Khazanah Bahasa
Terdapat kelebihan dan kekurangan yang tersimpan di dalam buku Khazanah Bahasa yaitu:
Kelebihan :
Materi yang disajikan cukup menarik dengan penggunaan diksi yang tepat sehingga mudah dipahami
Harga yang cukup terjangkau.
Penggunaan kertas yang cukup bagus (dari segi kejernihannya dan ketebalan kertasnya)
Kekurangan :
Masih terdapat kesalahan ketikan di dalam penulisannya (lihat halaman 12 terdapat kesalahan penulisan berupa “Kedudukan Bahasa Indonesia”.
Hanya berupa tulisan penuh (jarang ditemukan gambar yang berwarna ataupun grafik).
Penggunaan softcover (softcover rentan dan mudah robek atau terpisah dari badan buku awal.

Kesimpulan.
Buku Khazanah Bahasa merupakan buku yang tepat untuk digunakan di dalam kalangan pelajar. Hal ini disebabkan oleh topik pembahasan yang cukup menarik dan menyeluruh terhadap permasalahan-permasalahan penggunaan bahasa Indonesia. Penyusunan permasalahannya pun tersusun rapih dari bab yang ringan (topik permasalahan yang sederhanan) menuju bab yang cukup berat (topik permasalahan yang cukup mendalam)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *