Puadi Komisioner Bawaslu DKI : Penanganan Pelanggaran Harus Ditingkatkan Baik Materi Maupun Praktek, Sehingga Tidak Terjadi Tumpang Tindih

FOKUSATU-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta mengadakan acara pembinaan pelaksanaan penanganan pelanggaran pemilihan umum.Acara di adakan di Hotel Bidakara , Senin /24 Mei 2021.

Peserta di hadiri komisioner bawaslu DKI Jakarta, ketua dan divisi penanganan pelanggaran se DKI Jakarta,staf Bawaslu DKI Jakarta,Ormas dan media.

Dalam sambutan nya Puadi katakan,
“Penguatan penanganan pelanggaran
Revisi UU yang telah dicabut, namun tetap melaksanakan UU yang lama,tetap melaksanakan tupoksi tugas kewenangan Bawaslu sesuai UU yang ada.

Meskipun di DKI Jakarta tidak ada pemilihan,tidak sedikit pertanyaaan yang fundamental, terkait perubahan UU pemilu yang berkaitan dengan sanksi dan hukum pemilu, dengan apakah ada jaminan kepastian hukum pada pemilu, karena banyak problematika kepastian hukum, karena banyaknya tafsir dari penegak hukum tersebut.

Apakah pengaturan tentang sistem pemilu, apakah adil bagi penegak hukum, apa adil juga buat pemohon juga dalam pelanggaran pemilu.

Apa yang perlu disiapkan dalam melaporkan pelanggaran pemilu, diharapkan semua tentu paham dalam mekanisme pelaporannya.

Apa pelanggaran pidana dan kode etik,itu juga perlu di review sehingga menjadi catatan bagi Bawaslu kota se DKI Jakarta terkait penanganan pelanggaran baik materi ataupun praktek, sehingga tidak terjadi tumpang tindih.

Ada sebuah kasus akibat logistik lambat menjadi tidak dilanjutkan karena batas waktu habis yang sesuai aturan bisa tidak bisa dijalankan.

M Jupri selaku ketua Bawaslu DKI Jakarta mengatakan kita harus mereview, apa saja yang harus dibenahi dan diperbaiki dalam penanganan pelanggaran pemilu sesuai UU, walaupun kita lihat ada perubahan perubahan pada Undang undang yang dibuat baik per KPU dan Perbawaslu.

Rata rata yang dilaporkan ke DKPP adalah penanganan pelanggaran, karena ketidakpuasan dalam penanganannya.
Undang Undang yang harus kita patuhi dengan kerja lurus saja kita masih dilaporkan karena ketidak puasan, apalagi kita tidak bekerja maksimal sesuai aturan. Untuk itu kita harus bekerja sesuai aturan, sehingga bisa menutup kemungkinan adanya laporan ke DKPP jika kita sesuai aturan UU yang berlaku.Acara ini menghadirkan narasumber Ramdansyah dan Titi Anggraini.

Ramdansyah selaku mantan Ketua Panwaslu DKI Jakarta ,dalam paparan nya beliau katakan tentang Tindak Lanjut tindak Pidana pemilu dalam laporan temuan Bawaslu.

Adapun Bawaslu harus bekerja sesuai ranah dan tugas sesuai aturan Undang-Undang, sehingga bisa bekerja dengan baik dalam menindak lanjuti tindak pidana pemilu.

Adapun ranah yang dilakukan oleh Bawaslu seperti ranah Gakumdu, dimana untuk menyamakan pola pemahaman dan penanganan tindak pidana pemilu Bawaslu, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia membentuk Gakkumdu.

Kemudian Ramdansyah diakhir kata memberikan kalimat dalam tulisannya “Jika Anda mati, prinsip prinsip yang membentuk diri anda akan tetap melaksanakan perannya dalam alam semesta ini, dan akan tetap berguna dalam tatanan besar seperti saat mereka membentuk makhluk ini (David Hume, 1711 – 1776)

Titi Anggraeni dalam paparan nya tentang sistem keadilan Pemilu, beliau mengatakan bahwa tadi antara Bawaslu,KPU dan Kemendagri sedang melakukan rapat bersama terkait
Persiapan Pemilu 2024, yang mungkin akan di adakan November 2024.
Menarik tadi dari KPU bahwa kemungkinan rekrutmen anggota KPU, Bawaslu Provinsi maupun Kota diusulkan dilakukan di tahun 2025, yang semestinya tahun 2023.

Proses Rekrutmen KPU dan Bawaslu RI akan dilakukan pada April tahun ini.
Jika memang ada perubahan prosesnya, mungkin bisa dilakukan pada perubahan Perppu, untuk itu kita harus melihat terus perkembangannya.
Pemilu dan Pilkada itu akan hadir 5 tahun, kenapa kemudian KPU dan Bawaslu Kabupaten/Kota dipermanenkan. Asas Pemilu yakni Efektif dan Efisien. kami perludem tidak bersepakat pemilu dilakukan secara bersamaan. Sehingga perlu ada perubahan dalam Undang undang yang mengatur hal tersebut.Tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *