M Rosefah Syaral Haz : Unit Terkecil Penyusun Biotik

FOKUSATU-Setiap kehidupan memiliki persamaan diantaranya (dikalangan kehidupan itu sendiri). Persamaan-persamaan tersebut membuatnya menjadi suatu satuan struktural terkecil yang mesti dimiliki oleh setiap kehidupan.

Bila kita mengatakan atau membahas satuan terkecil penyusun kehidupan, maka hal yang terbenak di dalam pikiran kita adalah menguraikannya menjadi kecil. Selain itu, kita juga akan mengamatinya di bawah mikroskop (tentunya). Saat kita menguraikan dan mengamatinya di bawah mikroskop, maka hal yang nampak adalah deretan bulatan-bulatan dengan titik gelap ditengahnya.

Setelah itu muncul pertanyaan di benak kita “Apa itu sebenarnya? dan apakah itu dimiliki oleh semua jenis kehidupan?”. Setelah kita telusuri di beberapa jenis kehidupan yang berbeda dan mencari-cari penjelasan lainnya di dalam beberapa sumber referensi buku. Setelah itu, hipotesis pun muncul dengan mengatakan “itu adalah sel yang dimiliki oleh semua jenis kehidupan.

Sel merupakan satuan terkecil dan sekaligus menjadi syarat terhadap sesuatu tersebut dikategorikan hidup (makhluk hidup). Terdapat biodiversitas kehidupan yang hadir hanya berupa satu sel saja (uniseluler) seperti monera, dan beberapa jenis fungi dan protista.

Biodiversitas kehidupan yang hadir sebagai uniseluler (satu sel) mampu melebihi biodiversitas kehidupan multiseluler (banyak sel). Hal ini disebabkan oleh ukuran yang ditampung oleh ekosistem. Bila kita membandingkan jumlah kehidupan uniseluler yang hadir di dalam satu gelas air dengan jumlah kehidupan multiseluler yang hadir di dalam suatu ruangan, maka jumlah uniseluler di dalam satu gelas air lebih banyak daripada jumlah multiseluler di dalam suatu ruangan.

Dengan kata lain, semakin kecil ukuran suatu kehidupan, maka akan semakin banyak pula populasi dan komunitasnya. Sedangkan semakin besar ukuran suatu kehidupan, maka akan semakin sedikit pula populasi dan komunitasnya.
Kesamaan-kesamaan yang dimiliki oleh berbagai jenis kehidupan merupakan bukti terhadap kesamaan-kesamaan leluhur (semua makhluk hidup memiliki satu nenek moyang bersama yang mengalami mutasi dan evolusi selama ribuan tahun lamanya) menjadi biodiversitas kehidupan.

Bagaimana penjelasan dan bukti bahwa sel mengalami mutasi dan evolusi. Alangkah baiknya untuk mengenal terlebih dahulu mengenai definisi dan struktural sel.

Kesimpulan
Sel merupakan unit terkecil penyusun kehidupan yang terstruktur berdasarkan fungsinya di ekosistem.

Struktur-struktur ini sangatlah beragam dan spesifik (seperti lisosom yang berperan sebagai pencernaan sel dan mitokondria yang berperan sebagai pablik energi). Keberagaman bentuk (struktural) dan komponen-komponen penyusun sel membuat sel sangatlah beragam dan dapat diklasifikasikan ke beberapa kelompok berdasarkan jumlah selnya (berdasarkan jumlah selnya, sel terbagi menjadi dua golongan, yaitu uniseluler dan multiseluler), berdasarkan keberadaan membran inti (berdasarkan keberadaan membran inti, sel terbagi menjadi dua golongan, yaitu sel prokariotik yang tidak memiliki membran inti, dan sel eukariotik yang memiliki membran inti), dan berdasarkan peranannya di ekosistem (berdasarkan peranannya di ekosistem, sel terbagi menjadi dua golongan, yaitu sel autitrof yang mampu berfotosintesis, dan sel heterotrof yang tidak mampu berfotosintesis).

Keberagaman sel juga merupakan bukti dari kemampuan sel dalam berevolusi untuk menyesuaikan diri terhadap kondisi lingkungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *