MUI Keluarkan Fatwa Sholat Jumat Di Suasana Kehidupan Baru

FOKUSATUDi suasana pandemi covid-19 ini, Negara Indonesia termasuk kategori mayoritas Muslim yang kondusif untuk laksanakan sholat jumat tanpa 2 gelombang dengan kerjasama Garda Covid-19, karena banyak alternatif tempat yang bisa digunakan selain masjid, misalnya musolla, lapangan, kantor.

Kalaupun tak bisa lakukan dilakukan sholat jumat berjamaah  maka bisa dengan sholat Zohor berjamaah.

Berikut wilayah RW di DKI Jakarta yang masuk daftar PSBL :

1. RW 07 Kebon Kacang
2. RW 09 Kebon Kacang
3. RW 12 Kebon Melati
4. RW 13 Kebon Melati
5. RW 14 Kebon Melati
6. RW 02 Petamburan
7. RW 04 Petamburan
8. RW 06 Kramat
9. RW 02 Kampung Rawa
10. RW 01 Cempaka Putih Barat
11. RW 03 Cempaka Putih Timur
12. RW 07 Cempaka Putih Timur
13. RW 10 Mangga Dua Selatan
14. RW 01 Gondangdia
15. RW 02 Cempaka Baru
16. RW 07 Pademangan Barat
17. RW 10 Pademangan Barat
18. RW 11 Pademangan Barat
19. RW 12 Pademangan Barat
20. RW 14 Pademangan Barat
21. RW 17 Sunter Agung
22. RW 12 Penjaringan
23. RW 17 Penjaringan
24. RW 11 Penjaringan
25. RW 04 Rawa Badak Selatan
26. RW 01 Sukapura
27. RW 05 Cilincing
28. RW 01 Semper Barat
29. RW 09 Semper Barat
30. RW 08 Kelapa Gading Barat
31. RW 01 Jembatan Besi
32. RW 04 Jembatan Besi
33. RW 07 Jembatan Besi
34. RW 01 Krendang
35. RW 06 Krendang
36. RW 11 Angke
37. RW 03 Pekojan
38. RW 07 Duri Utara
39. RW 08 Kali Anyar
40. RW 12 Tanah Sereal
41. RW 03 Kota Bambu Utara
42. RW 05 Jatipulo
43. RW 04 Palmerah
44. RW 05 Maphar
45. RW 03 Tangki
46. RW 04 Tangki
47. RW 01 Grogol
48. RW 06 Tomang
49. RW 01 Joglo
50. RW 05 Srengseng
51. RW 02 Pondok Labu
52. RW 08 Pondok Labu
53. RW 05 Lebak Bulus
54. RW 01 Utan Kayu Selatan
55. RW 07 Kayumanis
56. RW 03 Pondok Bambu
57. RW 02 Pondok Kelapa
58. RW 04 Kampung Tengah
59. RW 03 Batu Ampar
60. RW 05 Balekambang
61. RW 07 Bidara Cina
62. RW 10 Ciracas

Rencana Pemprov menerapkan PSBL. jadi begini modelnya, bagi RW yang zona merah akan di-lockdownlah istilahnya dimonitor habis.
Pemprov telah memetakan RT/RW mana aja yang akan dikarantina berdasarkan data dari Dinas Kesehatan. Jika indikator persebaran virus di RT/RW tersebut telah menyusut, maka PSBL akan dihentikan dan pengetatan

lima kelurahan dengan kasus positif terbanyak antara lain, Sunter Agung 151 kasus, Pademangan Barat 141 kasus, Petamburan 133 kasus, Kebon Kacang 95 kasus, dan Penjaringan 88 kasus.

Ketua Umum MUI DKI Munahar Muchtar
Ketua Umum MUI DKI Munahar Muchtar (Luqman/detikcom)
Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta tidak memberi rekomendasi kepada RW-RW yang masuk zona merah untuk menggelar Sholat Just di masjid. Selain kawasan itu, MUI DKI mengatakan boleh membuka masjid untuk salat Jumat asalkan mematuhi protokol kesehatan.“MUI DKI Jakarta mulai besok hari Jumat sudah boleh mempersilakan masjid-masjid dan musala-musala di DKI Jakarta untuk dibuka dan melaksanakan salat Jumat terkecuali memang besok ada PSBL. PSBL itu yang berskala lokal yang ada 62 RW di DKI yang memang sudah jelas zona merah,” kata Ketua Umum MUI DKI Munahar Muchtar di kantor MUI pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2020)

Munahar mengatakan wilayah yang zona terkendali boleh membuka tempat ibadah untuk melaksanakan salat Jumat. Namun masjid atau musala harus mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Selain itu, dipersilakan membuka masjid-musala melaksanakan salat Jumat dengan catatan sesuai dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh Pemprov DKI Jakarta dan aturan-aturan yang sudah ada dari Dinas Kesehatan serta mengikuti fatwa MUI yang sudah dikeluarkan,” ujarnya.

Sebelumnya, MUI DKI mengeluarkan fatwa soal salat Jumat dua gelombang. Namun mereka akhirnya memutuskan mengikuti taujihat MUI pusat.

“Atas nama MUI DKI Jakarta, pertama, kami sekali lagi sami’na wa atho’na dengan fatwa yang dikeluarkan MUI pusat dan memang fatwa MUI DKI manakala diperlukan untuk ada perubahan fleksibel saja,” kata Munahar, Kamis (4/6).

Munahar mengatakan MUI DKI berpedoman kepada taujihat MUI tentang salat Jumat di era tatanan kehidupan baru Nomor: Kep-1199/DP-MUI/VI/2020. Di sana disampaikan salat Jumat dua gelombang bukan solusi di situasi saat ini.

“MUI berpandangan bahwa solusi untuk situasi saat ini ketika masjid tidak bisa menampung jemaah salat Jumat karena adanya jarak fisik (physical distancing) adalah bukan dengan mendirikan salat Jumat secara bergelombang di satu tempat, tapi dibukanya kesempatan mendirikan salat Jumat di tempat lain, seperti musala, aula, gedung olahraga, stadion, dan sebagainya,” kata Ketua Kerukunan Umat Beragama MUI Yusnar Yusuf saat membacakan taujihat MUI.

Fatwa MUI Pusat dan DKI Nomor : 5 / 2020 dinyatakan secara Virtual oleh H Muhyiddin Junaedi Wakil Ketua MUI Pusat dan Sekjen H Anwar Abbas , H Syarufudin selaku Wakil Ketua DMI pada Konfrensi Pers “Fatwa Taujihat MUI pusat dan DKI terkait hal sholat jumat di suasana Kehidupan baru dalam pandemi covid-19” di sekretariat MUI pusat jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta pusat, 4 Juni 2020, bersama Ustaz Yusuf Martak (GNPF 212), Rasmin Zaitun, Yusnar Yusuf, Munahar Muhyi, Amirsyah Tambuan dan juga Mahdi Wartawan Kahmi.

Bila ada perbedaan pendapat Demokrasi ?maka harus sesuai dengan Imam 4 mazhab.

Pertimbangan bahaya sholat 2 gelombang dalam pandemi covid-19 ,karena lama menunggu menjadi kerumunan tanpa jaga jarak.

Disayangkan Panitia MUI tak siap sandi virtual zoom. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *