FPPJ:Ada Apa Dengan Nahdiana Disdik DKI Jakarta?

FOKUSATU-Pengamatan FPPJ juga tertuju kepada Kadis pendidikan,harusnya sebagai pimpinan di Dinas Pendidikan Nahdiana bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat DKI Jakarta mengenai sistim PPDB,harus nya sistim zonasi atau sistim jarak dari titik sekolah yang di tuju dengan domisili calon peserta didik baru harusnya lebih diutamakan daripada batas usia kenapa Kadis Pendidikan tidak memprioritaskan itu? ada apa?

Menurut pengamatan FPPJ sistim yang terjadi mengenai domisili juga bermasalah dan ini juga menjadi kendala yang di temukan FPPJ di lapangan,ada temuan dilapangan orang tua murid di beberapa titik mengenai sistim pendaftaran yang masih di temukan bermasalah dan mungkin ini terjadi juga sistim bermaslah di dukcapil.

FPPJ akan terus mengawal polemik mengenai PPDB ini,Kadis pendidikan tidak serius memperjuangkan nasib anak anak bangsa ke depan,FPPJ mendesak segera revisi untuk penerimaan sistim batas usia ini,segera perbaiki sistim yang masih bermasalah di sistim dukcapil nya Karena ini ada keterkaitan masalah kendala siswa mendaftar.

Yang diharapkan oleh publik, terutama orang tua dari peserta Didik baru ini adalah agar Kasdisdik DKI Jakarta lebih memperhatikan zonasi ketimbang batas usia. Perihal batas usia menurut FPPJ masih masuk akal ketika di berlakukan kepada peserta didik baru yang akan memasuki SD ( Sekolah Dasar ) dengan alasan bahwa jika pihak sekolah menerima peserta didik baru tersebut akan membuat kerepotan tersendiri dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar peserta didik baru tersebut karena masih belum tahap untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar tersebut, dengan rata-rata usia dibawah 7 tahun yg seharusnya masih mengikuti kegiatan di taman kanak-kanak. Berbeda dengan peseta didik baru yang memasuki jenjang SMP dan SMA , dengan waktu kegiatan wajib belajar para peserta didik baru diharapkan juga sudah cukup untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di SMP atau SMA.

Jadi jika menjadikan alasan bahwa calon peserta didik baru belum siap menerima atau mengikuti kegiatan belajar mengajar di jenjang SMP dan SMA tidak masuk alasan,demikian release dari Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) yang di sampaikan Endriansyah yang biasa disapa Rian, Sabtu/27 Juni 2020 di sekretariatnya Jl Bali Mester, Jatinegara ,Jakarta Timur(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *