Puadi( Komisioner Bawaslu DKI Jakarta) : Idul Fitri Di Rumah Aja

FOKUSATU-Alhamdulillah tidak terasa kita sudah berada di penghujung bulan Ramadhan. Hasil ijtihad kolektif (ijma) ulama yang membolehkan shalat di rumah adalah merupakan realitas baru yang selama ini sering terjadi perbedaan penetapan hari raya Idul Fitri.

Tapi kondisi pandemi ini menjadi luas pengamalan ibadahnya, ada yang melaksanakan shalat Idul Fitri di lapangan, di masjid, mushalla dan di rumah saja dengan argumentasi masing-masing dengan damai.

Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri sebagai ibadah dan ekspresi rasa syukur, karena bukan saja mereka yang keluar untuk melaksanakan shalat Id, tapi juga diperintahkan perempuan yang haid, anak-anak semuanya turut merayakan hari raya Idul Fitri sebagai momen kebahagiaan dan rasa syukur.

Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 185).

Makna Idul Fitri itu bukan pulang kampung atau mudik, sungkeman yang menjadi heboh dan merepotkan, tapi esensinya adalah “gerakan kembali ke asal kejadian yang suci” manusia dilahirkan dalam kesucian _(Kullu Mauludin yuladu ‘ala Al- fitrah),itulah bentuk asli manusia sekaligus bentuk alaminya.
Imam Ghazali dengan dengan karyanya Ihya Ulumuddin; _”Aktivitas kemanusiaan yang tidak di terangi cahaya Ilahi bagaikan orang berjalan di atas lorong setan yang gelap, dan orang yang sekedar percaya kepada Tuhan tapi tidak menimbulkan sifat-sifat atau nilai-nilai spiritual-religius di dalam dirinya, ia bagikan iblis yang gentayangan”.

Nah, selama Ramadhan rohani dan jasmani kita di training untuk beribadah dan bermuamalah secara pro aktif, Ramadhan dengan puasa, Ramadhan dengan sabar, Ramadhan dengan kejujuran, Ramadhan dengan qiyamullail, Ramadhan dengan sedekah, Ramadhan dengan tadarus Al Quran agar manusia bermoral dan bertakwa, yakni manusia yang lemah, manusia awam yang gampang dikotori oleh debu duniawi, semestinya setelah Idul Fitri sebagai manusia yang baru dan suci sehingga hari raya Idul Fitri kali ini bisa memfitrikan bangsa ini.

Alhamdulillah kita akan Sholat Idul Fitri di rumah dan agendanya in syaa Allah;

1. Sholat subuh berjamaah di rumah bersama keluarga, dengan sunah qolbiyah subuh, dilanjutkan sholat subuh berjama’ah selesai jangan tinggalkan dzikir dan Do’anya

2. Sambil menunggu waktu terbit matahari, mandi pakai baju yang bersih wangi sunah wangi-wangi.

3. Makan sebelum sholat Id, sunah sebagai tanda hari ini sudah tidak berpuasa, Alhamdulillah kalau ada kurma atau buah atau makanan kecil lainnya dan perbanyak takbir walau di rumah

4. Sholat Idul Fitri, dilaksanakan 2 raka’at, reka’at pertama takbir 7x yang kedua 5x, dilanjutkan dengan khotbah Id, kalau ada khotibnya, kalau berhalangan tidak apa-apa

5. Selesai sholat Id, maka saling bersalaman dan mendoakan sebagaimana para sahabat yaitu, _*Taqobalallah Minna wa Minkum*_ saling memaafkan dengan semua kelurga.
Akhirnya makan sayur ketupat, opor ayam, sambel ati petai dan lainya.

Selamat Idul Fitri 1441 H

Minal Aidin Wal Faiizin

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *