MAHYA Menggelar Pesantren Virtual Ramadhan

FOKUSATU-Di tengah Pandemi Covid-19 Majelis Hikmah Alawiyah (MAHYA) tetap menggelar diseminasi kitab-kitab karya tokoh Alawiyin terdahulu melalui kegiatan Pesantren Virtual Ramadhan MAHYA selama Bulan Suci Ramadhan 1441 H.

Setelah pada edisi sebelumnya mengkaji kitab “An-Fahat Ar Rhomadoniyah” karya Al Habib Muhammad Al Haddar, edisi berikutnya membahas kitab yang cukup terkenal buah karya Al Imam Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad berjudul “Nashoihud Diniyah wa washoyal Imaniyah”.

Pesantren Virtual Ramadhan MAHYA edisi kedua ini dibawakan oleh KH. Mukti Ali Qusyairi M.A, Ketua Lajnah Bahtsul Masail PWNU DKI Jakarta dalam dua sesi. Sesi pertama digelar Sabtu (16/05) dan dilanjutkan sesi kedua hari berikut, Ahad (17/05) pukul 16.00 melalui aplikasi Zoom.

Menurut KH. Mukti Ali, kitab “Nashoihud Diniyah wa washoyal Imaniyah” merupakan salah satu karya terbaik Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad. “Kitab ini menjadi salah satu kitab yang populer dipelajari di pesantren-pesantren nusantara,” terangnya.
Ditambahkan KH. Mukti Ali, dari segi isi, kitab ini setidaknya merangkum tiga disiplin ilmu, yaitu tasawuf, akidah, dan dakwah. “Selain itu, kitab Nashoihud Diniyah wa washoyal Imaniyah kaya akan nasehat-nasehat yang mendorong kita untuk lebih dekat kepada Allah SWT,” tambahnya.
Terkait Ramadhan, pembahasan kitab seputar Bab Puasa dimana Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad banyak memberikan keterangan-keterangan tentang keutamaan Bulan Suci Ramadhan.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *