Usai Diperiksa, Ini Kata Dokter Donald Trump Soal Kesehatan Mental Trump

FOKUSATU – Dokter Gedung Putih, Ronny Jackson, mengumumkan secara resmi hasil pemeriksaan medis Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Selasa (16/1/2018). Berdasarkan hasil pemeriksaan, Donald Trump memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik.

Kendati demikian, Ronny Jackson menyarankan agar Donald Trump menurunkan berat badan dengan memulai berolahraga. Dia juga harus menghilangkan kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji yang tinggi kalori. Sebab, Donald Trump memang sangat gemar menyantap makanan berkalori dan lemak tinggi, namun tidak suka berolahraga.

Menurut Ronny Jackson, Donald Trump harus menurunkan berat badan hingga 4,5 kilogram sampai 6,8 kilogram. Sebagai informasi, pria berusia 71 tahun ini memiliki tinggi 188 cm dengan berat 108 kilogram. Tekanan darahnya masih dalam batas normal, yakni 122/74, tapi kadar kolesterolnya cukup tinggi.

Hasil pemeriksaan ini membuat Ronny Jackson harus meningkatkan dosis obat penurun kolesterol yang biasa dikonsumsi Donald Trump. Dia juga akan membawa ahli gizi khusus untuk bekerja di Gedung Putih. Selain itu, dia bakal merancang program olahraga harian untuk Donald Trump.

“Saya sudah membicarakan rencana program diet dan olahraga rutin dengan Presiden Donald Trump. Dia lebih antusias menjalani diet dengan mengatur pola makan ketimbang olahraga. Tapi, kami akan mengatur keduanya dengan seimbang. Jika rajin berolahraga dan menjaga pola makan, maka berat tubuhnya akan berkurang,” tutur Ronny JacksonRabu (17/1/2018).

Selain itu, Donald Trump juga melakukan tes khusus untuk mendeteksi tanda-tanda demensia atau alzheimer. Hal itu dilakukan atas keinginannya sendiri tanpa paksaan dari pihak manapun.

Dan hasilnya, kesehatan Donald Trump berada dalam kondisi yang sangat baik. “Presiden Donald Trump memiliki mental yang sehat,” ungkap Ronny Jackson.

Ini merupakan tes kesehatan pertama yang dijalani Donald Trump sejak menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat. Tes kesehatan ini dilakukan di Rumah Sakit Militer Walter Reed, Bethesda, Maryland, Amerika Serikat, Jumat (12/1/2018), waktu setempat.

Tes ini dilakukan untuk menjawab beberapa spekulasi yang mempertanyakan tentang kesehatan mentalnya sebagai presiden.

Seperti diketahui, belakangan ini masyarakat mempertanyakan kesehatan mental sang presiden. Banyak orang menilai Donald Trump mengalami kelainan mental lantaran sikapnya yang dinilai sangat dingin dan keras. Dia bahkan dianggap tidak memiliki rasa belas kasih, lantaran sering melakukan aksi kontroversial yang membuat geram.

Bahkan, belakangan beredar buku bertajuk Fire and Fury: Inside the Trump White House karya Michael Wolff yang menyebutkan Donald Trump mengalami gangguan jiwa. Beredarnya buku tersebut membuat publik semakin ragu dengan kesehatan mental Donald Trump.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

43 + = 47