Paus Fransiskus mengutuk Keras Serangan Teror Di Masjid Kanada

WARTAHOT – Paus Fransiskus mengutuk aksi teror di sebuah masjid di Quebec City, Kanada, yang menewaskan enam orang dan melukai 19 lainnya, dan meminta umat beragama untuk saling menghargai.

Paus menyampaikan ungkapan belasungkawa secara tertulis bagi korban teror di Pusat Budaya Islam Quebec City kepada Uskup Agung Quebec Kardinal Gerald LaCroix yang sedang berada di Roma, Italia, Senin. LaCroix langsung kembali ke Kanada setelah serangan pada Minggu tersebut.

“Bapa Suci dengan tegas mengutuk kekerasan yang menimbulkan penderitaan, dan memohon kepada Tuhan untuk mengaruniakan sikap saling hormat dan perdamaian,” kata Paus dalam pernyataannya, dikutip dari New York Daily News.

Dalam keterangan terpisah, kantor hubungan dengan umat Muslim Vatikan mengutuk “kekerasan yang tidak pernah terjadi” sebelumnya, dan menyebut pembantaian di masjid “melanggar kesucian hidup manusia dan rasa hormat yang seharusnya didapatkan umat yang sedang beribadah di tempat ibadah.”

Aksi teror di masjid Quebec City terjadi pada Minggu dan menewaskan enam orang serta melukai 19 lainnya. Presiden Pusat Budaya Islam Quebec City, Mohamed Yangui, mengatakan sekitar 60 sampai 80 jemaah sedang beribadah di masjid tersebut saat pelaku menembaki jemaah pria.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau juga mengutuk penembakan yang disebutnya sebagai “serangan teroris terhadap Muslim di pusat ibadah dan berlindung”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

57 − 55 =