Ini Perbedaan Ira Koesno Dengan Tina Talisa Saat Pandu Debat Cagub

WARTAHOT – Dua debat pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta dipandu oleh moderator yang berbeda, yaitu Ira Koesno pada debat pertama serta Tina Talisa dan Eko Prasojo untuk yang kedua.

Ahli bahasa tubuh Monica Kumalasari menilai bahwa salah satu perbedaan Ira dan Tina terdapat pada gaya dan nada suaranya saat memandu jalannya acara.

“Ira Koesno, itu tone suaranya tinggi sehingga kesannya sedang marah atau emosi tinggi. Hal ini juga membuat situasi debat seperti mencekam,” katanya, Sabtu (28/01)

Berbeda dengan Tina, kata Monica, pembawa acara berusia 37 tahun ini memiliki suara yang lebih nyaman baik bagi penonton maupun pasangan calon gubernur.

“Tina Talisa, dari sisi penonton dan paslon lebih nyaman karena tidak diburu-buru dan nada suaranya enak,” kata pakar bahasa tubuh berbasis sains yang mendapat lisensi dari Paul Ekman itu.

Sementara itu, Eko Prasojo, yang merupakan dekan di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia itu, dinilai Monica kurang mendalami jawaban dari para paslon.

“Saya tidak melihat dia memperdalam jawaban dari paslon padahal itu diperbolehkan, saya tidak melihat fungsi itu dari dia,” ujarnya.

Sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

55 + = 56