Marilah Kita Sambut Bulan Kelahiran Nabi

FOKUSATU-Maghrib ini,kita sudah masuk Bulan Rabiul Awal 1442 H, Sabtu, 01 Rabiul Awal 1442 H / 17 Oktober 2020 M

AllahummaSholiAlaSayyidinaMuhammad

Alhamdulillah kita
Sudah memasuki bulan Rabiul Awal
atau Bulan Maulid.

Bulan Rabiul Awal adalah bulan ke-3 dalam urutan kalender Hijriah.

Bulan Rabiul Awal merupakan bulan yang sangat dimuliakan oleh kaum muslimin di seluruh dunia .

Istimewanya bulan Rabiul Awal ini karena merupakan kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Lalu di bulan ini merupakan hari ketika peristiwa Rasulullah hijrah atau meninggalkan Kota Mekkah menuju Kota Madinah.

Terakhir Rabiul Awal adalah wafatnya Rasulullah SAW.

Beberapa keutamaan Rabiul Awal :

*Bulan Lahirnya Pemimpin Rahmatan Lil’ Alamin*

Bulan rabiul awal merupakan bulan
bersejarah bagi umat muslim
khususnya pada hari Senin
bulan Rabiul Awal
pada tahun gajah,
telah lahir pemimpin
seluruh umat muslim yang menjadi
Rahmatan Lil’ alamin
atau rahmat untuk seluruh alam semesta dan beliau adalah
baginda Rasulullah SAW.

Allah SWT berfirman,

وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ

“Dan tiadalah Kami
mengutus kamu,
melainkan untuk menjadi rahmat
bagi alam semesta”.

[QS Al-Anbiya ayat 107].

*Kelahiran dan Wafat Rasulullah SAW*

Bulan Rabiul Awal juga
menjadi bulan yang mulia
karena terjadi dua peristiwa
sekaligus yang sangat penting
yaitu orang yang sangat mulia
sudah dilahirkan ke dunia
dan juga Allah SWT
yang mengambil arwah suci
dari Rasulullah SAW.

*Bulan Disunnahkan Memperbanyak Selawat*

Bulan Rabiul Awal atau juga disebut dengan bulan mulud merupakan
bulan yang sering digunakan
untuk memperbanyak
baca shalawat dan juga salam
pada Rasulullah SAW.
Manfaat shalawat narriyah
bertujuan untuk membuat hidup
menjadi baik selama di dunia
maupun di akhirat
sehingga mendapatkan syafa’at
dan juga berkah
dari Rasulullah SAW.

*Memiliki Banyak Berkah*

Bulan Rabiul Awal juga
menjadi bulan yang bisa
dimanfaatkan untuk sarana
sekaligus media berkumpul
bersama dengan sesama
umat Islam di masjid
ataupun majelis majelis
dan beberapa tempat lainnya.
Ini bertujuan tidak lain tidak bukan
adalah untuk menanam,
memupuk dan lebih menumbuhkan
rasa cinta atau mahabbah kita
pada Rasulullah SAW.

*Ungkapan Kecintaan Pada Rasulullah SAW*

Rabiul Awal menjadi bulan
mengungkapkan akan kecintaan
dan kegembiraan
dengan Rasulullah SAW.
Bahkan,
orang kafir sekalipun
akan mendapatkan manfaat
dengan kegembiraan tersebut.

Dalam hadits riwayat
Imam al Bukhori dikisahkan
saat Tsuwaibah yakni budak
perempuan Abu Lahab
yang menyampaikan kabar gembira mengenai kelahiran bayi
sangat mulia dan Abu Lahab
segera memerdekakanTsuwaibah
sebagai wujud tanda cinta
dan kasih.
Karena kegembiraannya tersebut,
pada hari kiamat kelak,
siksa atas dirinya akan diringankan
di setiap hari Senin.

*Meneguhkan Kecintaan Pada Rasulullah SAW*

Rabiul Awal juga menjadi bulan
untuk mengembalikan keteguhan
cinta pada Rasulullah SAW.
Untuk seorang mukmin,
kecintaan pada Nabi
merupakan sebuah kewajiban
dan salah satu cara meningkatkan
iman dan taqwa.
kecintaan pada Nabi haruslah
berada di barisan atas melebihi
segalanya bahkan pada keluarga
dan diri sendiri.

“Tidak sempurna iman salah satu
diantara kamu sehingga aku lebih
dicintai olehnya daripada anaknya,
orang tuanya dan seluruh manusia.”
[HR. Bukhori Muslim].

*Mendapatkan Rahmat Allah SWT*

Memperoleh rahmat Allah yakni
berupa taman surga
dan juga dibangkitkan bersama
sama dengan para orang
yang masuk ke dalam golongan
orang jujur,
orang yang mati syahid
dan juga orang sholeh.

Imam Sirri Saqathi Rahimahullah
mengatakan,

“Barang siapa menyengaja
(pergi) ke suatu tempat
yang dalamnya
terdapat pembacaan maulid nabi,
maka sungguh ia telah menyengaja (pergi) ke sebuah taman
dari taman-taman surga,
karena ia menuju tempat tersebut
melainkan kecintaannya
kepada baginda rasul.
Rasulullah bersabda:

barang siapa mencintaiku,
maka ia akan bersamaku di syurga.”

Sementara Imam Syafi’i
Rohimahullah mengatakan,

“Barang siapa
yang mengumpulkan
saudara-saudara
untuk memperingati Maulid nabi,
kemudian menyediakan
makanan,
tempat,
dan berbuat kebaikan
untuk mereka serta ia menjadi
sebab untuk atas dibacakannya
maulid nabi,
maka Allah akan membangkitkan
dia bersama-sama orang yang jujur, orang-orang yang mati syahid
dan orang-orang sholeh.
Dan dia akan dimasukkan
dalam syurga na’im.”

*Memuliakan dan Membesarkan Rasulullah SAW*

Bulan Rabi’ul Awal menjadi
hari kelahiran Rasulullah SAW
dan menjadi hari kebesaran Islam
sehingga memiliki arti keindahan
tersendiri.
Dalam riwayat Qatadah Al Ansari,
Nabi ditanya mengenai puasa
hari Senin dan Rasulullah SAW
bersabda,

“Itulah hari yang dilahirkan aku
padanya dan diturunkan kenabian
keatas ku.”

[ Riwayat Muslim dan lainnya].

*Melakukan Amal kebaikan*

Bulan Rabi’ul Awal juga
menjadi bulan untuk melakukan
banyak amal kebaikan seperti
yang sudah dilakukan Abu Lahab
dengan memerdekakan Suwaibah.
Beberapa amal kebaikan yang bisa
dilakukan untuk memuliakan
hari kelahiran Rasulullah SAW
adalah
~membaca Al Quran,
~bershalawat,
~memuji Nabi,
~memperbanyak sedekah
dalam Islam,
~menjamu makanan
untuk orang lain,
~berbuat banyak kebaikan
pada fakir miskin
dan banyak lagi
yang lainnya.

*Dibangkitkan Pada Hari Kiamat*

Jika pada Rabi’ul Awal seseorang
mengumpulkan banyak
sanak saudaranya
untuk menghormati hari kelahiran
Rasulullah SAW,
maka janji Allah SWT adalah
akan membangkitkan di saat
hari kiamat dalam Islam kelak.

Imam Syafi’i mengatakan jika,

“Barang siapa mengumpulkan
saudara saudaranya
untuk menghormati hari kelahiran
Rasulullah SAW
yang dengan menyediakan
makanan serta berbuat kebaikan
pada mereka,
maka Alah membangkitkannya
di hari kiamat bersama
~orang orang yang jujur,
~orang orang yang mati syahid
dan
~orang orang yang shalih
dan
~mereka berada dalam surga
yang penuh dengan kenikmatan.”

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *