Webinar Forum Diskusi Publik Ditjen IKP Kemkominfo RI Dan Komisi I DPR RI

FOKUSATU-Dengan bertemakan “Mendorong Generasi Muda untuk Mendukung Produk UMKM Melalui Platform Digital” Ditjen IKP KepKominfo dan Komisi I DPR RI Menggelar Webinar via Zoom, Rabu/05 Agustus 2020.

Menghadirkan Narasumber:

– Hillary Brigitta Lasut, SH., LL.M.* (Anggota Komisi I DPR RI).

– Prof. Dr. Widodo Muktiyo* (Dirjen IKP Kementerian Kominfo RI).

Dan Henri Suhardja*
(Co-Founder & CEO Titipku).

Salah satu kekuatan pilar perekonomian nasional di Indonesia, adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), bahkan 60% GDP Indonesia pun datang dari mereka.

Namun dari 60 juta UMKM di Indonesia, hanya 8% yang telah mencoba memasarkan produknya melalui platform online.

Kenapa UMKM? Di katakan Hillary Brigita Lasut selaku narasumber pertama sebagai anggota DPR RI Komisi I , UMKM merupakan pelaku ekonomi terbesar di Indonesia dengan setidaknya 60% kontribusi terhadap pendapatan domestik bruto (PDB).

Ekonomi digital di Indonesia bakal meraksasa apabila potensi UMKM bisa di angkat melalui platform digital dan perdagangan elektronik.

Melalui upaya pemerintah dan dengan media e-comerce, pelaku UMKM memiliki kesempatan memperbesar dan memperluas lingkup usahanya untuk memasarkan produknya ke wilayah lain.

Lebih lanjut Hillary mengatakan generasi muda menjadi harapan dalam mendukung dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa( apalagi di masa pandemi seperti ini).

Teknologi harus di manfaatkan dalam menggerakkan potensi ekonomi digital, sebagai kontribusi meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan ekonomi bangsa.

Narasumber kedua Prof Widodo selaku Dirjen IKP Kominfo, mengatakan arahan Presiden untuk pemulihan ekonomi termuat di dalam PP No 82 tahun 2020 tentang komite penanganan covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional
Yakni
-melaksanakan dan mengendalikan implementasi kebijakan strategis yang berkaitan dengan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional.
-Menyelesaikan permasalahan pelaksanaan kebijakan strategis yang berkaitan dengan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional
-Menetapkan dan melaksanakan kebijakan serta langkah langkah yang di perlukan dalam rangka percepatan pemulihan dan transformasi ekonomi nasional.

Presiden Jokowi dalam pernyataan nya mengatakan bahwa industri dalam negeri seyogyanya mampu bersaing dengan produk import, namun demikian sektor industri membutuhkan kepercayaan tinggi dari masyarakat agar dapat terus berproduksi.

Total anggaran pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dalam hal ini terkena dampak negatif covid-19 mencapai Rp 695 T.

Lebih lanjut Widodo mengatakan dukung UMKM #dirumahsaja dengan cara berpartisipasi
– Cari tahu bisnis lokal di sekitarmu
-Belanja merk produk lokal
-Promosikan produk lokal favoritmu secara online

Dengan mendukung UMKM lokal berarti membantu meningkatkan pendapatan negara, menambah lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan.

Mari kita dukung Gerakan Nasional ” bangga buatan Indonesia”

Narasumber terakhir yakni Hendri Suharjo selaku CEO Titipku.

Aplikasi Titipku didesain layaknya media sosial, setiap pengguna dapat mengunggah informasi mengenai UKM yang telah ditemui. Setiap konten yang diunggah akan dikurasi dan diverifikasi.

Konten tersebut ditampilkan pada fitur Jelajah di aplikasi. Umumnya berisi foto dan cerita mengenai pedagang kecil atau UKM yang disorot. Tidak hanya itu, para pengunggah konten juga bisa membuatkan toko online di platform Titipku dan memberikan jasa titip (jatip). Sehingga pengguna lain bisa membeli barang yang disediakan UKM tadi.

Titipku hadir menjadi sebuah solusi untuk membantu digitalisasi UMKM Indonesia melalui Penjelajah. Titipku mengajak generasi muda untuk turut peduli dengan membantu digitalisasi UMKM dengan membuat Jelajah. Melalui Jelajah, produk UMKM dapat secara luas dipasarkan melalui Titipku.

Terakhir Hendri mengatakan UMKM harus naik kelas dengan cara :
1.Mindset pengusaha, bukan pedagang
2.Produk sesuai dengan market
3.Manfaatkan platform digital
4.Berkolaborasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *