DPP PBB Gelar Pengajian DAINA Di Bulan Zulhijjah

FOKUSATU-Ustaz H Masrur Anhar Pimpinan DAINA (Dapur Dai Nusantara) yang berasal dari kader SII (Syarikat Islam Indonesia) yang konsisten dengan PBB Pimpinan Prof Dr H Yusril Ihza Mahendra SH ,sekretariat di jalan pasar Minggu Jakarta selatan.

Kendati tanpa ustaz Affan Majri dan Syarifin Maloko, Pengajian Diskusi reboan Daina ba’da ashar hingga magrib tetap berlangsung dibantu ustaz Zulfi Syukur (Pengurus DDII Pusat) dengan jamaahnya mayoritas para kaum ibu di sekitar lingkungan telah berlangsung sejak awal Reformasi RI bersama Dr HMS Kaban (Menhut RI).

Masrur yang humoria berkisah, Tarwiyah artinya ancang ancang  atau persiapan Nabi Ibrohim as yang alami mimpi diperintahkan SWT untuk potong anaknya Nabi Ismail yang masih Balita, lucu, anak satu satu nya tersayang. Mulai 8 Zuljlhijah,Nabi Ibrohim mulai minum zamzam (kumpul) agar tegar dalam memotong Ibrohim yang ikhlas dalam melaksanakan perintah Allah SWT. Sebelum dipotong, syaiton merayu kemanusiaan kepada istri Nabi Ibrohim dan anaknya nabi Ismail bahwa perbuatan itu sadis. Namun rayuan iblis gagal karena keluarga Ibrohim sami’na wa atona (Kami dengar kami turut) perintah SWT.

Ketika dipotong, Allah SWT gantikan Nabi Ismail dengan seekor Kambing yang kini dikenal dengan sapi qurban.

Sehingga terujilah  keluarga Nabi Ibrohim As dengan kehidupan sakinah dan mendapatkan rezeki dari yang tak disangka.

Ustaz Masrur bertanya pada Jamaahnya pengalaman hidup apa yang paling sulit dirasakan.
Ada diantara ibu menjawab mengalami tak punya anak selama lima tahun.

Masrur mengisahkan lagi, Salman al farisi seorang pemuda miskin, menyadari amat besar jasa seorang ibu pada anaknya, sakit setenga hidup saat melahirkan dan derita mengandung,sehingga berapapun untuk menebua jasa ibu takan mampu terbayar.

Lain dengan zaman sekarang bila ingin melahirkan sakit ringan bisa di bayar dengan kelas mahal.

Salman pengertian dan sayang pada orangtuanya sehingga menghajikan orang tuanya dengan menggendongkan sukses ke Ka’bah setelah beberapa kali istirahat di perjalanan jauh.
Yang bikin salman sukses menghajikan orang tuanya karena motivasi mental revolusi.

Sehingga saya pun bersyukur ketika ada insting orangtua dikampung yang sekampung dengan ulama Efendi Zarkasih, langsung saya daftarkan Haji antri terakhir yang berdampak orangtua saya jadi nafsu makan dan berjalan sehat.

Motivasi niat suci kitapun akan sukses bila mampu berqurban memberi sebagian rezeki kita pada insan lain yang amat membutuhkan.

Kabarkanlah cerita sukses kita yang menggembirakan.

Ujian keimanan ketika perang ideologi, kita sulit bedakan kawan dan lawan 02 dan 01, maka kita bagaimana hidup berkah dengan keseimbangan.

Mulailah dari diri sendiri merupakan kunci kepribadian yang sukses lama untuk menciptakan masyarakat Baldatun thoyibatun warobbun ghofur, untuk mempercepat haruslah kita berjamaah, misalnya via Syariah Baitul mal wa Tamwil yang kebenarannya diakui kaum kafir.

Saya nikah 1982 punya anak banyak, sehingga ketika mengambil rapot anak dalam 1 SD berpindah ke kelas sebelah, maka Gurunya bertanya bukankah sudah mengambil Rapot.

Jamaah Pengajian Daina akan menikmati daging qurban 1441 H di sekretariat DPP Partai Bulan Bintang jalan Pasar Minggu, Jakarta selatan,kata Mahdi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *