Deklarasi APPI Se Bekasi

FOKUSATU-Kebangkitan PKI melalui PDIP seenaknya mau cabut Ketetapan MPRS No : 25 /1965 dan merubah kesepakatan harga mati 4 Pilar perjanjian luhur bangsa Indonesia dengan mengganti Pancasila jadi Trisila, Eka sila, Gotong Royong, ini maling teriak maling, ngaku aku Pancasila memfitnah muslim anti Pancasila, menuntut Muslim dan ABRI harus minta maap Pada PKI dan menafikan Piagam Jakarta, Ngaku aku pancasila

Bahkan Sila 1 diganti dengan ketuhanan yang berkebudayaan pro LGBT dan tiada andil PKI dalam kemerdekaan RI.

Solusi gundah maka di Deklarasikan Aliansi Patriot Peduli Indonesia / APPI Pimpinan ustaz Ismail bersama para tokoh dan Ormas se Bekasi di IslamiCenter Bekasi, 19 Juni 2020 usai solat Jumat.

Hadir antara lain ustaz, Ustazah. MUI, Syafatah Ghazali, Dahlan (Muhamadiyah), Madina, Muhidin Junaedi, M Zain, Abdul Hadi, Mukhlis Halim (KB GPII), NU, Abbas Thaha (ICMI), Wanda (Kokam), Siti Arofah FPI, FBR, Jamil Sadat, 212, PP, Aini K Pena 45, Persis, Aang Kunaefi, Jakaka, Protokol Buchari Muslim, BKMT. LBH Pelita Umat, Forkabi, Laskar Merah Putih, Singa Patriot.

Mereka menyatakan. Rancangan Undang Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) Produx PDIP ilegal dari kesepakatan para suhada Fonding Father Ulama, Asatid pada 80 tahun lalu yang telah mendirikan RI, bahkan demi NKRI umat Islam bertoleransi dengan mencoret sila 1 Pancasila yang awalnya menyatakan Kewajiban menjalankan Syariat Islam bagi pemeluknya, menjadi Ketuhanan yang Maha Esa.

Justru pada suasana dunia mengalami bisnis keprihatinan menghadapi pandemi  covid-19,PDIP ngotot bela PKI yang pemberontak biadab bantai umat Pancasila kini dalam proyek Obor (One Belt One Road) RRC.

Kita harus Kawal pancasila bersama masyarakat waspada gerakan pki dan laporkan ke Polri yang pro Pancasila, Kata Mahdi. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *