Taufiqurrahman, SH : Pemikiran Pemerintah Bisa Memulai Kegiatan Ekonomi Di Saat Pandemi Covid-19 Cara berpikir Linier Yang Keliru Dan Berbahaya

FOKUSATU-Pemerintah Berpikir Bisa Memulai Kegiatan Ekonomi Di Saat Pandemi Covid-19 Masih Masif Dan Belum Menurun.

Pemikiran ini adalah cara berpikir linier yang keliru dan berbahaya.

Hal itu diistilahkan dengan ‘hidup bersampingan dan berdamai dengan virus covid 19’, seperti disampaikan oleh Presiden Jokowi.

Padahal kalau pun kegiatan ekonomi tetap dipaksakan di tengah pandemi covid 19 masih tinggi, itu ibarat kita mendorong mobil berbadan besar yg sedang mogok, sebuah pekerjaan yang sia-sia dan sulit.

Yang pasti investor dari luar negeri belum akan mau masuk ke Indonesia, mereka akan berpikir berkali-kali untuk masuk ke tanah air di saat pandemi covid 19 masih belum sepenuhnya hilang

Dan bisa dipastikan produksi dalam negeri pun tetap masih akan melambat, sementara subsidi atau bantuan sosial akan menjadi beban terbesar karena anggaran negara semakin menipis.

Saya tidak bisa membayangkan apabila kita memaksakan kegiatan ekonomi di tengah pandemi, ini justru bisa melahirkan potensi gelombang kedua (second wave) pandemi covid 19.

Jika ini terjadi, maka akan jauh lebih berbahaya dan melahirkan bencana yang lebih besar dari gelombang yang pertama.(*)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *