Seluruh Lini Pariwisata Di Dukung JTF

FOKUSATU-Jakarta Tourism Forum (JTF) sebagai organisasi yang menghimpun para pegiat pariwisata sejak awal kebijakan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) akibat mewabah COVID-19 terus bergerak memberi suport bagi para pekerja pariwisata di Jakarta.

“Salah satu elemen yang sangat tetkena dampak dari COVID-19 adalah dunia pariwisata. Bukan hanya tempat-tempat hiburan yang ditutup total, efek global ini juga berdampak pada turunnya secara drastis jumlah wisatawan baik lokal maupun mancanegara ke Jakarta khususnyan dan Indonesia secara umum. Multi player efeknya juga berimbas pada para pekerja disektor pariwisata seperti karyawan hotel, caffoe shop, tour travel,, restoran, penjaga objek wisata dll banyak dirumahkan. Untuk itu, sebagai organisasi yang menghimpun pegiat, perancang,, asosiasi – asosiasi dan pelaku usaha pariwisata merasa terpanggil sejak awal untuk turun tangan membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran wabah ini”. Kata Ketua Jakarta Tourism Forum, Salman Dianda Anwar.

“JTF menghimpun dana dan membantu dari Alat Pelindung Diri (APD), Face Shiel, Vitamin, masker dan sembako. Bantuan diberikan baik kepada enam Pemerintah Kota/Kabupaten di Jakarta, karyawan Hotel, karyawan caffe, karyawan tempat wisata, tenaga medis, wartawan, pekerja PPSU dan juga asrama Mahasiswa Jakarta. Jelas Emi Silvia Basyah, Bendahara JTF.

Kamis, 14 Mei, JTF kembali menyalurkan bantuan diantaranya Wali Kota Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, RS POLRI, Asrama Mahasiswa Jakarta, Anggota PPSU Kelurahan Pegangsaan. Keseluruhan bantuan sebanyak APD Hazmat 274 pasang, Masker 1.100 buah, Face Shield 1.000 buah, Masker Medis 29 boks, Hand Sanitizer 37 pcs dan Sembako 80 paket yang terdiri dari Beras, Gula Pasir, 5 Kaleng Ikan Sarden, dan Minyak Goreng. Untuk APD pihak JTF dibantu 225 dari BUMN Bank Permata.

Bantuan-bantuan dari JTF diserahkan langsung oleh Bendara Umun, Emi Silvi. Menurut Silvi setelah ini JTF akan terus berkolaborasi baik dengan seluruh elemen pariwisata juga pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Kita berharap wabah ini segera berakhir dan dunia pariwisata kembali bergeliat. Tegas Silvia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *