FPPJ : Jika Corona Tak Menyatukan Kita,Apa Yang Bisa ?

FOKUSATU-Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan Virus Corona (Covid-19) sebagai pandemi global. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengeluarkan berbagai kebijakan untuk sedapat mungkin meminimalisir penularan virus dan SOP penanganan bagi warga yang telah terjangkiti virus.

Langkah antisipatif Gubernur Anies Baswedan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, namun sekaligus juga mengundang kritik dari beberapa pihak. Dalam anggapan mereka Anies dianggap menyebarkan kegaduhan, kurang koordinasi dengan pusat, berjalan sendiri dan lain sebagainya.

Endriansyah (Rian) Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta mengaku cukup miris dengan fakta sosial politik saat ini. Menurutnya ini bukanlah masa yang tepat untuk meng-upgrade atau men-downgrade citra politik Anies, “sudahi dulu motif politis, mari fokus untuk doa dan berusaha agar bagaimana agar Jakarta dan Indonesia dapat segera terbebas dari dari bahaya virus corona”, ujar Rian.

Lebih lanjut Rian meminta agar Pemda DKI untuk serius dan total bersama-sama dengan pemerintah Pusat, TNI-Polri agar memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan memberikan informasi serta langkah antisipatif dan penanganan profesional, “sekali lagi atas nama Ketua Umum FPPJ saya himbau kepada tukang-tukang politik rehat sejenak, istirahat dulu, nanti baru kerja lagi, biarkan Pemerintah bekerja tanpa gangguan” kata Rian.

FPPJ berharapa agar musibah Corona menjadi media untuk mengikis sentimen dan benturan opini antar kelompok sosial politik yang ada terutama di Jakarta, “kalau Corona belum mampu menyatukan kita, apa yang bisa ?” Tutup Rian.

Sebagaimana diketahui saat ini Corona telah menjadi wabah global. Negara-negara diseluruh dunia tengah berupaya untuk mengantisipasi penyebaran virus ini diwilayah mereka serta mencari vaksin untuk dapat mematikan virus tersebut.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *