REALITA TAWASSUL YANG DIIJABAH

FOKUSATU-Suatu Ketika Habib Sholeh bin Muhsin Al-Hamid Tanggul Mengabarkan Kepada Habib Muhammad bin Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Kwitang Bahwa Pada Hari Minggu Besok Beliau Akan Datang Ke Kwitang. Habib Sholeh Memberi Kabar Ini Sangat Mendadak, Yaitu Pada Hari Sabtu. Dan Sudah Menjadi Kebiasaan Para Habaib Termasuk Habib Muhammad Manakala Ada Tamu Yang Mau Datang, Beliau Selalu Menjamunya, Apalagi Yang Mau Datang Ini Tamu Istimewa Seperti Habib Sholeh Tanggul.

Namun Sayangnya Waktu Itu Habib Muhammad Al-Habsyi Tidak Memiliki Persiapan Lantaran Tidak Punya Apa-Apa, Hingga Pada Akhirnya Habib Muhammad Berziarah Ke Makam Ayahnya Yang Berada Disamping Masjid Kwitang Dan Mengadukannya : “Yaa Walid (Wahai Ayah), Besok Hari Minggu Akan Ada Tamu Yaitu Habib Sholeh Tanggul, Bagaimana Ini Yaa Walid ?? Persediaan Tidak Ada, Uang Lagi Tidak Pegang. Tolong Bantu Yaa Walid, Biar Allah Mudahkan Untuk Ikromud Duyuf Yaa Walid (Memuliakan Tamu)”.

Sesudah Itu Habib Muhammad Pulang Untuk Istirahat Tidur Siang. Setelah Beliau Terbangun, Ternyata Ada Tamu Yang Menunggunya, Tamu Itu Adalah Murid Ayahnya Yang Tinggal Di Tanah Abang.
Dengan Sambutan Yang Khas, Habib Muhammad Menerima Sang Tamu : “Ahlan, Apa Kabarnya Pak Haji ?? Darimana Saja, Tumben Sabtu Kesini, Ada Yang Bisa Saya Bantu ??”

Dijawab Oleh Tamu Tersebut : “Maaf Habib, Ganggu Istirahatnya. Ini Saya Mau Antar Kambing Dari Rumah Buat Habib”.

Terbengong Habib Muhammad Sejenak Dan Langsung Berkata : “Masya Allah, Ente Tau Aja Ji”.

Sambil Mengikat Kambing Di Pekarangan, Tamu Itu Bilang : Ini Yang Suruh Abahnya Habib, Tadi Saya Lagi Tidur, Habib Ali Datang Di Mimpi Sambil Bilang Begini : “Ji, Itu Kambing Ente Yang Di Belakang Ente Anterin Ke Anak Ana Muhammad Di Kwitang, Dia Lagi Perlu Kambing Buat Suguhannya Habib Sholeh Tanggul, Lekas Anterin Ya Ji”. Dapet Mimpi Begitu Saya Langsung Bangun Bib, Langsung Aja Bawa Ni Kambing Kesini

Geleng Kepala Habib Muhammad Karena Rasa Kagumnya Sambil Berkata : “Masya Allah, Rekes Sudah, Terimakasih Ya Ji”.

Esoknya Di Hari Minggu, Habib Muhammad Memimpin Pengajian Rutinan Di Kwitang, Tetamu Yang Ditunggu-Tunggu Pun Datang Yaitu Habib Sholeh Tanggul.

Singkat Cerita Setelah Pengajian Selesai, Habib Muhammad bin Ali Mempersilahkan Habib Sholeh Untuk Ke Kamar Yang Sudah Dipersiapkan, Segala Bentuk Makanan Pun Dikeluarkan Yang Pada Akhirnya Nasi Kebuli Spesial Dengan Lauk Daging Kambing Disuguhkan.

Sebelum Memakannya, Habib Sholeh Bertanya Kepada Habib Muhammad Sambil Memegang Laham (Daging Kambing Yang Sudah Digoreng ) : “Yaa Habib Muhammad, Darimana Ini ?? Aromanya Sungguh Menakjubkan Tidak Seperti Biasanya”.

Dijawab Oleh Habib Muhammad : “Kemarin Ada Pak Haji Mengirimi Kemari Yaa Habibi”.

Langsung Habib Sholeh Berkata : “Bukan !!! Tapi Ini Hadiah Dari Ahlul Barzakh Yaa Habib Muhammad. Ayo Bismillah Kita Makan”.

Sambil Tersenyum Habib Muhammad Mempersilahkan Para Tetamu Termasuk Habib Sholeh Untuk Menikmati Hidangan Sambil Berkata Pada Mereka : “Apa Sih Yang Habib Sholeh Gak Tau ?? Jangan-Jangan Sudah Janjian Ini Dengan Walid Ali”.

Semua Yang Mendengarkannya Waktu Itu Dibuat Tertawa Sebagaimana Nampak Dalam Gambar Dibawah.

Cerita Ini Dikisahkan Kembali Oleh Habib Muhammad bin Ali bin Abdurrahman Al-Habsyi Waktu Rauhah Maulid Di Kwitang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *