Mengenang Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad

FOKUSATU-Beliau adalah Putra Alm. Almaghfurulah Al Habib Ali (Lubi) Bin Abdul Qodir Bin Muhammad Bin Umar Al Haddad.

Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad wafat hari Senin ,03 Februari 2020 sekitar pukul 02.00 jelang subuh, jenazah beliau di sholati oleh Al Habib Hud bin Bagir Alatas ,setelah Sholat Zuhur sholat jenazah di laksanakan di Masjid Al Hidayah,Jl Pancawarga II ,Cipinang besar Selatan ,Jatinegara ,Jakarta Timur .

Banyak yang mensholatkan jenazah beliau ,dari kalangan habib,ulama dan jamaah ,setelah di sholatkan di Masjid Al Hidayah ,jenazah alm di kuburkan di komplek pemakaman habib kuncung ,Jakarta Selatan .

Abahnya permah menyebut beliau sebagai *barang antik* yang diminati oleh orang-orang tertentu yang mengetahui akan hal dan keadaannya.

Beliau seorang Dzurriyyatul Rosul SAW, Habib, Yang mempunyai Akhlaq yang luhur, santun, kepada yang mencintainya maupun yang membencinya.

*Al Habib Muhammad bin Sholeh Bin Husein Al Atthos*, Sangat sayang dan menaruh perhatian penuh kepada putra Al Habib Ali (Lubi) bin Abdul Qodir Al Haddad ini. Begitu pula kedua paman beliau yang Alfaqir pernah berjumpa langsung dengannya *Alm. Al Habib Muhammad bin Abdul Qodir Al Haddad dan Alm. Al Habib Hasan bin Abdul Qodir Al Haddad*.Keduanya mengatakan sangat sayang kepada beliau (keponakannya ini) karena kebersihan hatinya dan sewaktu Alfaqir mengatakan kepada Al Habib Hasan,perihal guru kami Habib Abdul Qodir yang akan pindah dari cipinang karena rumah yang dikontrak dahulu akan diambil oleh ahli warisnya, Mengatakan Ading(Habib Qodir) akan tetap tinggal dicipinang ,sampaikan ke Ading *Rumput dimanapun tumbuh tetap Hijau*, *Emas tetap Emas* yang maknanya mungkin hanya diketahui oleh orang orang tertentu.

*Guru Kami Alm. KH. Nawawi Hasbie* pun sangat menghormati beliau,terlebih pernah punya hubungan yang sangat dekat dengan Abahnya Al Habib Abdul Qodir ini. Suatu ketika Alfaqir mengadukan satu hal kepada Alm. KH. Nawawi Hasbie,adanya tokoh tertentu di cipinang besar yang keberatan kalau setiap ada acara selalu (Alfaqir)memberikan waktunya kepada Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad untuk membaca do’a wahbah atau do”a penutup, padahal saat itu ada Tuan Guru Alm KH. Nawawi Hasbie, Maka tuan gurupun menjawab Al Habib Abdul Qodir lebih afdhol yang membaca karena maqom Do’a* Abahnya Al Habib Ali(Lubi) bin Abdul Qodir Al Haddad turun kepada beliau. Hal ini diperkuat ketika di pertengahan Romadhon tahun 2011 ,sewaktu membersihkan bagian depan rumah alfaqir kedatangan seorang pemulung/tukang sampah yang menawarkan diri untuk membantunya dan membuangkan sampahnya, dipertengahan pekerjaan beliau mengatakan *kalau sampean mau cari orang yang do’anya maqbu* ada tinggalnya di bawah sutet(gardu listrik) cipinang kalau berdo’a selalu membaca Asmaul Husna dan bbrp ciri lainnya yang disebutkan persis dengan apa yang ada pada diri Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad.

Pernah suatu ketika, ada salah jama’ah, yang naik keatas tingkat rumahnya untuk mengambil baju sekiitar pukul 02.00 pagi dan tanpa sengaja melihat di atas qubah masjid Jami Al Hidayah yang saat itu sedang di renovasi ada yang sedang berdo’a diatasnya, Setelah di perhatikan ternyata orang tersebut adalah Al Habib Abdul Qodir Al Haddad.

Kehadiran Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad, membawa berkah untuk warga cipinang besar selatan, Jalan Pancawarga Khususnya, Guru Kami *Alm. KH. Abdul Goni bin H. Seman* pernah mengatakan nanti sepeninggal beliau akan ada Habib yang tinggal di Cipinang ini dan akan banyak Habaib yang datang dengan sebab adanya Habib ini, Ternyata apa yang disampaikan guru kami ini sesuai, Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad menjadi wasilah datangnya para Habaib dengan adanya acara Peringatan Haul Orang Tua dan Kakek beliau yang rutin di adakan setiap tahunnya, Begitupula dengan Acara Peringatan Maulid yang dilakasanakan oleh Jama’ah Majelis Ratib wa Maulid *Miftahul Qulub* yang beliau pimpin.

Semoga kelak putra beliau *Sayyid Muhammad Ali Ridho Bin Abdul Qodir Al Haddad* dipanjangkan umurnya, Sehat wal Afiyat dpt menuruskan perjuangan Abahnya memimpin majelisnya dan menjadi sebab terjalinnya hubungan silaturrahim yang akan terus berjalan

Semoga Guru Kita Al Habib Abdul Qodir bin Ali Al Haddad, Allah SWT tempatkan beliau ditempat yang terbaik, Curahan Rohmat dan Ampunan selalu terlimpah untuknya, Dipertemukan dengan Datuknya Sayyidul Wujud wa Afdholi Kulli Maujud Baginda Nabi Besar Muhammad SAW. Keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan kita semua yang mencintainya senantiasa mendapatkan barokah beliau fiddunya wa Al Akhiroh, Aamin Ya Robbal Aalamiin.
*رب فانفعنا ببرگتهم واهدناالحسنی بحرمتهم*
وأمتنا فی طريقتهم ، ومعافاة من الفتن

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *