KAHMI Rayon UIA Sikapi Pernyataan Ketua BPIP Profesor Yudian Wahyudi

FOKUSATU-Furqan,ST selaku Ketua KAHMI Rayon UIA Jakarta sesalkan pernyataan Profesor Yudian Wahyudi yang tersebar di berbagai media sosial dalam suatu wawancara .

Beliau mengatakan bahwa musuh Pancasila paling terbesar adalah Agama, tentunya hal ini menjadi kontroversial dan sangat tidak beralasan pernyataan tersebut.

Furqan, ST  ketika dimintai keterangan soal ini, sangat tidak setuju pernyataan tersebut apalagi ditujukan kepada Agama Islam, karena Islam adalah Agama yang rahmatan lil a’lamin , Agama yang memberikan kebaikan kepada semua manusia bukan hanya di Indonesia.” karena beliau menggunakan kata Agama, tentunya saya jawab dengan agama Islam yang saya anut ” ucap Furqan

Islam dan Agama sudah ada sebelum dunia di ciptakan, jadi aneh ketika tiba-tiba ada seorang yang mengatakan musuh Pancasila yang paling terbesar adalah Agama. Harus berhati-hati jika bicara agama, semua agama di Indonesia dilindungi oleh Undang undang, dan selama ini tidak ada persoalan dengan ideologi Pancasila ” jadi Agama mana yang dimaksud oleh Profesor Yudian Wahyudi” Katanya

Silahkan kepala BPIP mengatakan Pancasila itu religius dan sekuler, namun jangan bilang musuh terbesar pancasila adalah Agama, karena pernyataan tersebut bisa membenturkan Ideolagi Pancasila dan Agama yang ada di lindungi di Indonesia, Saya katakan sebenarnya masyarakat di Indonesia sudah menerapkan nilai-nilai Pancasila, dalam kehidupannya sehari-hari tanpa gembar gembor Saya Pancasila. ” Jika hal ini terus menerus dilontarkan oleh yang bersangkutan, KAHMI Rayon UIA akan berkoordinasi dengan KAHMI Jaya untuk mendesak Presiden Jokowi Untuk memecat Kepala BPIP” Katanya

Walaupun demikian, KAHMI Rayon UIA Jakarta siap melaksanakan amanat Ideologi Pancasila untuk menjaga keutuhan NKRI, jangan ada lagi politisasi Pancasila, untuk saling serang sesama anak bangsa. “Saatnya kita jaga semangat Persatuan Indonesia yang lebih baik lagi” Katanya.

Yakin Usaha Sampai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *