FPPJ : Riza Dan Nurmansyah Tak Menjawab Persoalan Jakarta

FOKUSATU-Jakarta butuh tokoh pemersatu”, itulah yang menjadi _keyword_ dalam diskusi internal yang dilaksanakan oleh Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ) pada hari Minggu 23 Februari 2012. Dari bacaan FPPJ, akar utama permasalahan di Jakarta adalah persatuan dan kesatuan.

Menurut Ketua Umum FPPJ Endriansah  yang biasa di sapa Rian mengatakan polarisasi yang  terjadi pada saat Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu tak kujung mencair hingga saat ini. “Sebaik apapun kinerja Gubernur Anis Baswedan tak akan mendapatkan apresiasi dari kelompok yang tidak suka kepada Beliau, pun sebaliknya kekurangan Beliau tak akan mendorong pendukung Beliau untuk melakukan kritik komprehensif, kebutuhan utama Jakarta adalah rasa persaudaraan dan alasan untuk bersaudara” ujar Rian.

Pemilihan Wakil Gubernur pengganti Sandiaga Uno dianggap sebagai momentum menghadirkan solusi atas permasalahan tersebut. “Kita butuh kehadiran sosok tokoh bangsa yang rela turun gunung ke Jakarta mendampingi pak Anis yang berperan sebagai perajut ikatan persaudaraan sesama warga kota dan bangsa Indonesia” kata Rian.

Menurutnya kondusifitas emosional DKI tak semata wajib tercipta di akar rumput, namun juga dilingkaran elite nasional, karena di Jakarta hari ini terjadi persinggungan berbagai kepentingan dan kelompok kekuasaan . “Diperlukan tokoh besar yang ketokohannya melebihi kebesaran kursi wakil Gubernur DKI, yang dapat dijadikan representasi dari seluruh kelompok yang ada saat ini” lanjut Rian.

Dua nama yang telah diusulkan oleh koalisi partai pengusung Gerindra dan PKS dianggap tak menjawab persoalan tersebut. “Dari kajian FPPJ Bang Riza dan Bang Anca hanya akan mempertegas _positioning_ kelompok pendukung Pak Anis, seharusnya PKS dan Gerindra dapat melepaskan ego sektoral kekuasaan dan bergeser pada nilai kesatuan bangsa terutama ketika mendorong calon Wagub untuk mendampingi Gubernur disisa periode, indikator pertama yang harus dijawab apakah calon tersebut dapat diterima oleh kelompok yang selama ini “memusuhi” pak Anis” kata Rian.

Berbagai perkembangan ibukota patut juga menjadikan perhatian kita bersama hadirnya seorang Tokoh dalam pengisian Wagub DKI ini adalah yang memahami tentang pemerintahan dan kondisifitas keamanan jakarta,sehingga lengkap sudah kehadiran sosok tersebut untuk dapat saling bekerja sama mengatasi permasalahan jakarta.

Tahapan pemilihan Wakil Gubernur telah dimulai FPPJ tetap akan berupaya memperjuangkan ide dan gagasan mereka. “Tidak ada kata terlambat dalam sebuah perjuangan, memang gagasan ini lambat hadir namun bukan berarti mustahil, dengan niat baik dan tulus insya Allah akan selalu ada jalan bagi kesatuan kota Jakarta” tutup Rian kepada media Fokusatu.com dalam release nya pagi ini ,Senin/24 Februari 2020

Sebagaimana yang diketahui, saat ini DPRD Provinsi DKI Jakarta tengah bersiap untuk membetuk panitia pemilihan wakil Gubernur sebagai kelanjutan setelah menetapkan Tata Tertib DPRD Provinsi DKI Jakarta periode 2019 – 2024. Jika sesuai rencana maka pada bulan Maret 2020 DKI Jakarta akan segera memiliki wakil gubernur.(AW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *