LK 1 HMI Komisariat Ekonomi Universitas Islam Assyafiiyah Cabang Jakarta Timur

FOKUSATU – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Universitas Islam As-Syafi’iyah (UIA) Cabang Jakarta Timur menggelar latihan kader (LK) I di Villa Andara, Cisarua Puncak bogor.

Acara yang akan berlangsung selama 4 hari 3 malam, sejak Rabu 06/11) hingga Minggu (10/11), diikuti oleh 49 peserta. Kegiatan ini dibuka oleh Pengurus HMI Cabang Jakarta Timur.

Acara diawali dengan laporan ketua pelaksana Latihan Kader 1 HMI Komisariat Ekonomi UIA, Adam Dwiyanto. “Peserta Latihan Kader 1 ini berjumlah 49 orang. Diantaranya 21 orang laki-laki dan 28 orang perempuan, selanjutnya saya ucapkan terimakasih kepada pihak yg telah membantu terselenggaranya acara ini” tuturnya (red: ketua pelaksana)

Selanjutnya sambutan dari Ketua Umum HMI Komisariat Ekonomi UIA Cabang Jakarta Timur, Irfan Maulana.

“Kami (red: pengurus HMI komisariat ekonomi uia) mengharapkan, LK I menjadi salah satu kegiatan yang dapat membentuk karakter mahasiswa, khususnya dalam ranah pergerakan. Di LK I ini, mahasiswa akan dilatih untuk lebih mengenal jati dirinya sebagai mahasiswa maupun pemuda”.

Tak lupa beliau memberikan semangat kepada adik adik dan teman teman sekalian yang telah meluangkan waktu, untuk ikut serta dalam acara LK 1 ini.

“Ada slogan yang selalu saya pakai you’ll never walk alone” tuntasnya (red:Irfan Maulana) dalam sambutan pembukaan LK 1.

Selama 4 hari, para peserta digembleng dengan mengikuti sejumlah materi, seperti sejarah HMI, mission HMI, konstitusi HMI, logika filsafat, kepemimpinan manajemen organisasi, esensi ajaran Islam, agitasi propaganda dan manajemen, serta nilai-nilai dasar perjuangan HMI.

Terakhir, Ryan Setiawan selaku senior HMI Komisariat Ekonomi Cabang Jakarta Timur yang juga sebagai perwakilan dari pengurus HMI Badko JABODETABEKABANTEN , mengharapkan kader HMI terus menghidupkan budaya diskusi atau literasi yang bersifat kritis dan konstruktif demi kemajuan organisasi dan generasi bangsa. Beliau juga meminta HMI UIA Cabang Jakarta Timur harus menjadi pelopor dan menjadi contoh yang baik, bagi mahasiswa lain dan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *