Keyla Grup Dangdut Gerobak Penghibur Rakyat Kecil

FOKUSATU – Penat akibat kerja seharian membuat banyak orang memerlukan hiburan untuk sekedar melepas kepenatan tersebut.

Dengan peralatan sound sistem sederhana, satu buah orgen, satu unit genset dan empat orang penyanyi KEYLA GRUP, rombongan dangdut gerobak selalu setia menghibur para pelancong dan pelanggan setia nya di seputaran BKT (Banjir Kanal Timur) Cipinang Besar Jakarta Timur.

Sigit Budianto (54) pimpinan grup tersebut yang di temui reporter di lokasi tempat mangkal nya Kamis malam (15/8) menjelaskan grup nya bila tidak sedang keliling atau ada tanggapan kerap mangkal di BKT jalur sepeda untuk menghibur para pelancong yang nota bene nya adalah para rakyat kecil yang butuh hiburan yang datang ke seputaran BKT sekaligus mencari penghasilan untuk menyambung hidup di Ibu Kota ” Kita kalau nggak lagi keliling atau ada panggilan selalu mangkal di sini, kita pakai empat orang penyanyi untuk sekali main, kita cuma mengharap saweran dan imbalan permintaan lagu dari pengunjung “. Jelas nya.

Dia menambahkan grup nya juga kerap berkeliling di seputaran pasar Jatinegara, pasar loak Jembatan Item dan terminal Kampung Melayu Jakarta Timur mulai dari sore hingga tengah malam dengan penghasilan 500 ribu rupiah sekali jalan atau lebih saat sedang ramai pengunjung, penghasilan tersebut untuk di diri nya dan di bagi ke empat penyanyi nya yang rata-rata berstatus janda yang ikut dalam rombongan nya untuk menambah pengahasilan mereka.

Neneng (37) salah seorang penyanyi menuturkan diri nya bukan hanya mencari penghasilan semata tapi juga untuk menyalurkan hobi nya bernyanyi ” Saya ikut grup ini untuk menyalurkan hobi nyanyi saya sekalian cari tambahan buat dapur, maklumlah saya janda nggak ada yang kasih nafkah “. Tutur nya sambil merapihkan pakaian.

Semakin malam terlihat semakin banyak yang datang untuk sekedar menonton dan ada juga yang berjoged sambil memberi saweran.

Salah seorang pengunjung yang enggan di sebutkan identitas nya mengatakan diri nya datang untuk mencari hiburan, berjoged dan bernyanyi bersama yang lain nya ” Saya sekedar cari hiburan saja capek kerja nguli seharian sekalian bagi-bagi sedikit rejeki yang kita dapat”. Ungkap nya.

Puluhan lagu sudah di dendangkan pimpinan grup menyampaikan waktu nya untuk menyudahi aktifitas nya karena pengurus wilayah setempat membatasi waktu hanya sampai pukul 24:00 Wib dan merekapun mulai mengemaskan perlengkapan nya.

Mereka berharap untuk tetap bisa mencari nafkah dan menghibur pelanggan nya di tempat tersebut dengan aman dan nyaman.
(Jacky Susilo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *