Di Duga Kampanye ditempat ibadah, Anggota DPRD DKI dituntut Jaksa Tiga Bulan Penjara

FOKUSATU – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Utara mendalami temuan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan oleh calon legislatif (caleg) DPRD DKI atas nama Nurhasanudin

Indikasi pelanggaran tersebut diduga dilakukan Nurhasanudin saat kampanye di tempat ibadah

Ia diduga melakukan kegiatan di tempat ibadah serta kegiatan politik yang mendompleng kegiatan agama

Bawaslu mengundang pihak terlapor yakni Nurhasanudin, ketua tim relawan timses Nurhasanudin, serta saksi dari ketua panitia penyelenggara acara.

“Ada indikasi dugaan pelanggaran kampanye yang masuk ke kami ” Dan sebelumnya kasus ini telah di di tangani oleh Gakumdu Bawaslu Jakarta Utara.

Jaksa Penuntut Umum Fedrik Adhar menuntut caleg DPRD DKI Jakarta Partai Amanat Nasional Nurhasanudin dan pelaksana kampanye Syaiful Bachri tiga bulan penjara dan denda Rp 10 juta di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada Kamis, 4 April 2019.

Sebelumnya, Fedrik mendakwa kedua terdakwa dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu Pasal 280 ayat (1) huruf h berbunyi, “Pelaksana, peserta, dan tim kampanye pemilu dilarang: menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan tempat pendidikan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *