Belajar Gigih Dari Pembersih Sampah

FOKUSATU – Usia tua bukan halangan bagi Mak Tarsi untuk menjemput rejeki. Meski sudah berusia 59 tahun beliau masih bersemangat menjalankan profesinya sebagai pembersih sampah. Diusia yang sudah semestinya beristirahat di rumah menikmati sisa kehidupan ini justru membuat kita membuka mata, untuk

“Alhamdulilah saya terus konsisten menjalani profesi tukang pembersih sampah semenjak zaman Pemerintahan Soeharto sampai saat ini kita jalani”, ujar Mak Tarsi.

Mulai gaji perhari 15000 ribu di zaman Soeharto,itu pun saya masih muda baru nikah umur 15 sudah menjalani Profesi tukang sapu dijalan kata Mak Tarsi asli daerah Subang

Dengan senyum semringah ketika di konfirmasi masalah gaji sebagai Profesi tukang sapu sampah di jalan dengan senyum berwibawah dia Mak Tarsi asli Subang menyebutkan perbulan gaji saat ini 3,6 juta Alhamdulilah sebutnya.

Biasa bangun jam 3 malam Udah mulai melakukan kegiatan. Rutinitas Jalan Dermaga  Kelurahan Klender Kecamatan Duren sawit hingga sampai selesai pekerjaannya tanpa lelah dengan semangat tutur Mak Tarsi umur 59 tahun.

Kata Mak Tarsi bahwa sy ini sudah menjalankan profesi tukang sapu jalanan hampir 30 tahun lebih dengan ikhlas dan sabar.

Lihatlah badan masih sehat bugar dan Alhamdullilah jarang sakit.Semoga Allah menjauhkan saya dari penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *