Tak Direspon Rumkin Kota Depok, Warga Sukatani Gotong-royong Bedah Rumah

FOKUSATU – Tidak Direspon Rumkin Kota Depok Warga Sukatani Bergotong-royong Bedah Rumah
Fokusatu. Com – Karena tidak juga di respon pemerintah kota kota Depok, sementara kondisi rumah sudah hampir roboh, pengajuan sudah dua kali di dalam program Rumah tidak layak huni (RTLH) Milik lanjut usia (Lansia), sebut Ujang.

Karena sudah duakali usulannya tidak direspon oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Rumkin) Kota Depok, apalagi rumah tidak layak huni (RTLH) milik keluarga Ujang ini terancam ambruk, akhirnya. Kelurahan Sukatani bersama warga RW 08 bergotong-royong melakukan bedah rumah milik keluarga tidak mampu tersebut.

Aksi sosial berupa bedah rumah milik pasangan suami-istri (pasutri) lansia yang digagas Lurah Sukatani Drs.H. Jarkasih dan Ketua LPM Herman Felani berhasil menggalang swadaya masyarakat sebesar Rp 25 juta termasuk bahan bangunan. Proyeksi anggaran sementara yang dibutuhkan mencapai Rp 40 Jutaan.

Rehap rumah yang berlokasi di RT 01/RW 08 pada hari Minggu (4/2/18) turut pula disaksikan sejumlah anggota DPRD Depok.

Lurah SukataniJarkasih,” tidak menduga dan sekaligus terharu terhadap tingginya animo, kesadaran dan kepedulian sosial warga setempat dalam bergotong-royong,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jarkasi mengatakan “Ternyata kegotong-royongan masyarakat masih ada meski di tengah era modern sekarang.saya bangga dan terharu,” ujar Jarkasih Senin (5/2).

Herman Felani di tempat yang sama mengatakan, sesungguhnya LPM sudah duakali mengusulkan melalui Musrenbang melalui program RTLH, namun hingga tahun ini belum juga mendapat respon dari dinas teknis
Karena belum di respon dan melihat kondisi rumah yang sudah hampir roboh, terpaksa kami mengalang dana kepada masyarakat sebelum ada korban, ” kami berterima kasih atas partisipasi dan responya bagi semua pihak juga angota dewan kita, saya mengucapkan terimakasih, ” terangnya.

Lebih lanjut Herman berujar, kebetulan Pak Ujang sudah lansia dan sakit, sementara istrinya bu Rifah sebagai tukang cuci. sedangkan anaknya kerja serabutan. mereka belum mampu memperbaiki rumahnya,” ungkap Jarkasih. Di tempat terpisah Qurtipa Wijaya angota DPRD Fraksi PKS yang juga angota banggar pada fokusatu mengatakan, sebenarnya program RTLH dapat di masukan ke program Fokir dewan asal membuat proposal, “semoga kejadian serupa tidak terulang dan untuk LPM teruslah berjuang dan membantu masyarakat, kami siap mempasilitasi, ” tegas Qurtipa Wijaya dapil Tapos Cilodong ini (Rudi. Hrp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *