20 Tahun Melanglang Buana, Mimpi Slank Terwujud Di Poso

FOKUSATU – Festival Pesona Danau Tektonik Poso, Sulawesi Tengah pada 6 November 2017 akan diraimaikan oleh penampilan grup musik Slank.

Vokalis Slank Kaka mengatakan, kehadiran grup musik yang berdiri pada 1983 ke Poso tersebut adalah kunjungan pertama mereka.

“Kami sudah lama sekali ingin main di Poso, waktu itu di Poso sedang konflik,” kata Kaka di Jakarta, Rabu (25/10).

Saat ini konflik Poso sudah usai dan Slank memiliki kesempatan untuk tampil di sana, untuk itu mereka ingin menyuarakan perdamaian bagi masyarakat Poso.

Kaka menilai pendekatan budaya dapat mewarnai Poso yang sudah kembali pada titik nol.

“Mudah-mudahan kehadiran kami di sana dapat mendamaikan dan memberi warna bagi masyarakat Poso,” ucap Kaka, berharap.

Rencananya, Slank akan bermain selama 1,5 jam membawakan sekitar 20 lagu pada festival tersebut.

Lantaran ini adalah kunjungan pertama Slank ke Poso maka mereka akan membawakan lagu-lagu ‘hitz’ mereka seperti “Balikin”, “Mawar Merah”, dan lainnya.

Grup musik asal Jakarta ini juga akan berkolaborasi dengan musisi asal Poso dari Komuntas Rumah Kartu, Musisi asal Palu Adi Tangkilisan dan penyanyi Zhul Usman.

Mereka akan menyanyikan lagu tradisional “Doni Dole” dan lagu milik Slank “Intro Indonesia”, diiringi alam musik akustik dengan teknik karambangan.

Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu mengatakan, Poso saat ini sudah aman dan warga Poso sangat menantikan kehadiran Slank.

“Warga Poso banyak yang Slanker, jadi kedatangan Slank pasti sangat dinanti,” kata dia.

Selain Slank, grup musik kenamaan yang akan tampil di sana adalah Ungu yang bermain pada 5 November 2017.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *