Pengelola Kebun Binatang Bandung Bantah Tudingan Beruang Kelaparan

WARTAHOT – Pihak Kebun Binatang Bandung membantah bahwa beruang madu yang tampak kurus dalam video yang tersebar luas itu menderita kekurangan makanan.

“Kita mencukupi kok, pakan-pakannya,mencukupi. Seperti Anda lihat sekarang kan sehat-sehat, tidak ada masalah,” kata juru bicara Kebun Binatang Bandung Soedaryo.

“Pendapat orang kurus, memangnya kalau kurus itu berarti kurang sehat, tidak makan? Tidak kan. Atau sebaliknya, gemuk belum  tentu sehat,” kilahnya pula.

Kehebohan dipicu oleh video yang beredar, yang menunjukkan sejumlah beruang madu di Kebun Binatang Bandung yang tampak kurus, meminta makanan dan makan kotorannya sendiri. Kasus ini pertama dilaporkan oleh organisasi Scorpion Wildlife Trade Monitoring.

Direktur program Scorpion, Gunung Gea mengatakan bahwa mereka melihat kondisi beruang madu itu pada pekan lalu dan sudah melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Bandung untuk meminta menutup kebun binatang.

“Kami tidak berada di kebun binatang setiap saat, tapi kami bisa melihat bahwa kandang itu kotor, airnya kotor dan tercemar, dan lantainya tidak berumput. Tidak ada pohon di kandang mereka,” kata Gunung Gea kepada BBC.

“Kami berencana akan kembali dalam satu bulan untuk melihat kondisinya. Kami juga mengunjungi kebun binatang lain,” katanya.

Namun juru bicara Kebun Binatang Bandung, Sudaryo kukuh mengatakan tak ada masalah dengan beruang-beruang madu itu, dan menadaskan bahwa seluruh satwa di Kebun Binatang mereka ‘diperiksa kesehatannya oleh dokter hewan’ secara rutin.

Beruang-beruang dalam video yang beredar tersebut, menurut Sudaryo rutin diberi makan setiap hari, sesuai jadwal. Pakan yang disediakan adalah buah-buahan, ‘sesuai standar.’

Sudaryo tegas membantah bahwa hewan-hewan itu makan tinja mereka sendiri seperti tampak dalam video. “Tidak benar,” tandasnya.

Ia malah menuding, kejadian itu direkayasa kelompok Scorpion.

“Saya kira seperti juga gini, ada orang-orang suruhan mereka (Scorpion), kasih makan kasih lempar makanan, di situ kebetulan ada kotorannya, misalnya, lalu dipotret.  Bisa juga suruhan orang LSM ini, saya menduga seperti itu,” kata Sudaryo.

Dia justru mempertanyakan organisasi Scorpion yang melaporkan dan menyebarkan video beruang kurus tersebut.

“Kemudian mereka mengatakan bahwa mereka (Scorpion) berusaha memberi makan katanya memberi bantuan, kita kan tidak memerlukan bantuan orang. Kita mencukupi kok, pakan-pakannya,mencukupi,” kata Sudaryo lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *