Lebih 7.000 Lembar Bukti Buat KPK Terkait Donasi Aksi Bela Islam I, II dan

WARTAHOT – Isi saldo Donasi Bela Islam saat ini berjumlah Rp 3,1 miliar, bahkan Bank Syariah sudah menge-print 7.000 lembar kertas lebih sebagai bukti untuk menunjukan kepada KPK bahwa dana tersebut murni dari umat Islam yang turut berpartisipasi. 7.000 lembar kertas print itu juga belum selesai, karena pihak Bank syariah saat itu kelelahan, tegas KH Bachtiar Nasir, Ketua umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), di Masjid AtTaqwa, Ujung Harapan, Babelan, Bekasi.

Hal tersebut terkait pertanyaan jamaah yang menanyakan tentang donasi Aksi Bela Islam jilid I, II, dan III yang berlangsung beberapa bulan lalu di DKI Jakarta. Dimana donasi tidak kunjung habis untuk jutaan peserta aksi.

“Itu saja sih yang saya tanyakan, bagaimana bisa karena pertanyaan ini saya tanyakan kepada bapak (Ustad Bachtiar Nasir) akibat banyaknya sejumlah orang menyebut bahwa aksi umat Islam ditunggangi actor politik,” ujarnya Rochman menutup pertanyaan.

Ketua Umum GNPF MUI, bahkan menambahkan bahwa donasi tersebut murni dari umat Islam Indonesia melalui bank syariah. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga sudah memeriksa donasi yang mengalir di bank syariah saat itu. Memang dalam saldo tersebut jutaan umat Islam mendonasikannya untuk Aksi Bela Islam sangat bervariatif, da yang membantu donasi dengan mengirimkan Rp20 ribu, bahkan Rp10 ribu, bebernya.

“Itulah yang membuat lama untuk bukti di KPK, dan saat ini sudah terselesaikan semuanya. Aksi Bela Islam murni donasi dari masyarakat yang turut mendukung kepada kita umat Islam, alhamdulillah. Dan tak sampai disitu, kata Bachtiar, jumlah uang tersebut juga masih tersisa dalam Aksi Bela Islam. Dan, sisanya sudah dikirim untuk bantuan korban bencana yang di Aceh dan Bima. Menurut dia, semua ini adalah kebesaran Allah SWT. (Tjo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *